SuaraJabar.id - Ulus Rusdiana (32), warga Kampung Menol, Desa Tobongjaya, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, mengaku ingin kembali ke Wuhan, China yang kini masih terkepung wabah virus corona.
Ulus merupakan satu dari 238 WNI yang sebelumnya dikarantina di Kepulauan Natuna seusai dievakuasi dari Cina.
Kedatangan Ulus dikampungnya, Minggu (16/2/2020) dini hari disambut gembira tetangga dan warga sekitar. Satu persatu warga datang ke rumah Ulus untuk melihat langsung kondisi pria tersebut.
Ulus mengaku, saat ini ia dalam kondisi sehat tidak merasakan gejala apapun. Bahkan, Ulus ingin secepatnya kembali ke Wuhan karena alasan pekerjaan.
Dilansir Ayobandung.com--jaringan Suara.com, Ulus merasa tidak kapok untuk kembali ke Wuhan karena ia berangkat ke China untuk membantu ekonomi keluarga.
"Ada tanggung jawab pekerjaan di sana, saya ingin secepatnya ke sana. Tapi kami ikuti keputusan pemerintah saja," kata Ulus, kemarin.
Ulus menambahkan, ia bekerja di perusahaan elektronik di Wuhan. Ia diizinkan pulang oleh perusahaan saat ada keputusan pemerintah mengevakuasi seluruh WNI yang berada di Wuhan seiring merebaknya virus Corona.
"Pas waktu ramai pemberitaan juga saya kabari keluarga kalau saya baik-baik saja. Saya izin perusahaan," kata Ulus.
Baca Juga: Update Virus Corona di Indonesia: 102 Pasien Negatif, 2 Masih Diperiksa
Tag
Berita Terkait
-
Cinta Datang Tak Pernah Tepat Waktu...Cerita WNI yang Dikarantina di Natuna
-
Diobservasi di Natuna, Ini Aktivitas Mahasiswa Asal Bogor Sehari-hari
-
Tangis Bahagia Pecah Saat 62 WNI dari Natuna Tiba di Bandara Juanda Jatim
-
Niat Berlibur ke Wuhan, Haibat Justru Terisolasi Tak Bisa Pulang
-
Curhatan WNI di Natuna: Susah Air Bersih hingga Belajar Bahasa Mandarin
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba