Agung Sandy Lesmana
Selasa, 03 Maret 2020 | 11:19 WIB
RSDH Cianjur. [Antara]

SuaraJabar.id - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal menyampaikan, pihaknya belum bisa memastikan penyebab meninggalnya seoerang pegawai BUMN di Bekasi, Jawa Barat bernama Dirja (50).

Menurutnya, tim dokter Rumah Sakit Dr Hafidz (RSDH) Cianjur belum bisa memastikan apakah pasien tersebut meninggal karena terinfeksi virus corona atau bukan.

"Untuk Corona-nya kan masih suspect atau diduga, belum positif. Jadi belum bisa dipastikan juga apa penyebab kematiannya," kata Yusman seperti diwartakan Sukabumiupdate.com--jaringan Suara.com, Selasa (3/3/2020).

Saat ini, sampel darah dari pasien tersebut sedang diperiksa di laboratorium untuk memastikan penyebab kematiannya.

"Kami juga sedang koordinasi dengan rumah sakit terkait penyebab kematian pasien. Tapi sampel darah sudah diambil untuk diuji lab," kata dia.

Dirja meninggal dunia di RSDH Cianjur, Selasa subuh tadi. Pasien belum sempat dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Berdasarkan informasi, warga Bekasi yang tengah berkunjung ke rumah saudaranya di Kecamatan Ciranjang Kabupaten Cianjur itu meninggal dunia Selasa subuh, sekitar pukul 04.00 WIB.

"Meninggal dunia tadi pagi di RSDH, belum sempat dirujuk ke Bandung," ujar kata dia

Menurut Yusman, pasien tidak langsung dirujuk lantaran kondisinya terus mengalami penurunan. Oleh karena itu, pihak rumah sakit dan dinas kesehatan melakukan penanganan medis agar pasien bisa membaik sehingga dapat segera dirujuk ke Bandung.

Baca Juga: China Umumkan Penurunan Kasus Corona Terbanyak Sejak Januari

"Tapi ternyata kondisinya terus menurun, hingga akhirnya meninggal dunia," kata Yusman.

Load More