SuaraJabar.id - Pasien diduga positif virus corona di Bandung bertambah menjadi 4 orang. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung menyebut mereka Orang Dalam Pemantauan (ODP) virus corona atau Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Rita Verita mengatakan jika ditotal dengan ODP sebelumnya menjadi 8 warga yang sedang dipantau virus corona.
“Pemantauan itu 8 orang, sudah beres yang 20, sisa 4 masuk lagi 4,” ujar Rita ditemui di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) Bandung, Jumat (13/3/2020)
Kondisi 8 warga dalam pemantauan hingga saat ini menurut Rita, dalam kondisi baik. Petugas medis telah melakukan pemantauan dan pemeriksaan ke rumah masing-masing warga diduga positif virus corona.
“Kondisi bagus (sehat) karena pemantauan kita pantau oleh petugas surveilance ke rumah masing-masing,” ujar Rita
Rita menambahkan bahwa 4 orang tambahan diduga positif virus corona di Kota Bandung ini tidak memiliki riwayat bepergian ke negara terjangkit. Hanya saja pernah memiliki kontak dengan pasien dalam pengawasan virus corona atau Covid-19.
“Yang empat orang (baru) itu kalau tidak salah tidak ada (riwayat dari negara terjangkit), cuma ada kontak dengan pasien terjangkit,” ujar Rita.
Dinkes Kota Bandung menghimbau agar masyarakat tidak perlu panik dengan adanya virus corona atau Covid-19, Rita juga menghimbau untuk masyarakat dalam menjaga kesehatan dan budaya hidup bersih,
“Yang paling penting jangan panik, jalankan perilaku hidup bersih dan sehat dan hirup cerdik. Jaga kesehatan dengan istirahat cukup, makan dengan gizi seimbang dan olah raga secara rutin,” ujar Rita.
Baca Juga: Berkaca dari Kasus Corona Malaysia, Masjid Istiqlal Tak Pasang Karpet Salat
Kontributor : Emi La Palau
Berita Terkait
-
Berkaca dari Kasus Corona Malaysia, Masjid Istiqlal Tak Pasang Karpet Salat
-
Singapura Kembali Umumkan 2 WNI Positif Virus Corona
-
Masjid Istiqlal Tak Sediakan Karpet Salat Jumat, Jemaah: Lupa Bawa Sajadah
-
Jemaah Salat Jumat Istiqlal Tak Diperiksa Suhu Tubuh: 'Kami Tak Ada Alat'
-
Diklaim Prediksi Corona, Buku Ini Sebut Ada Penyakit Menyebar di 2020
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Pangandaran Diserbu 25 Ribu Kendaraan! Polisi Terapkan Rekayasa di Jalur Emplak
-
Niat Hindari Macet Malah Kena Zonk! Ribuan Pemudik Garut-Bandung Kembali Terjebak Malam Ini
-
Lebaran Singkat, Cuan PKB Meroket: Efek "Promo 10 Persen" Dedi Mulyadi Tembus Rp 18,8 Miliar
-
Diskon 10 Persen Berbuah Manis: Dedi Mulyadi Panen Pajak, Siap "Gaspol" Jalan Bolong
-
Horor Macet Cikidang: Curhat Ibu yang Anaknya Terpaksa Tidur di Selokan