SuaraJabar.id - Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung kembali merilis pasien yang terpapar virus corona jenis baru Covid-19. Hingga, Senin (23/3/2020) hari ini Pasien Dalam Pengawasan (PDP) bertambah 10 pasien, total menjadi 27 pasien. Sedangkan kasus PDP meninggal dunia bertambah 1 pasien.
Direktur Perencanaan Organisasi dan Umum RSHS Bandung, drg. M. Kamaruzzaman mengungkapkan seiring dengan penambahan jumlah kasus pasien Covid-19 secara nasional dan Jawa Barat, maka terjadi pula penambahan pasien ODP dan PDP di RSHS Bandung.
“Kembali kami menyampaikan informasi terkini terkait pasien ODP dan PDP yang dilayani oleh RSHS Bandung, seiring dengan peningkatan jumlah kasus pasien Covid-19 secara nasional dan tingkat provinsi Jawa Barat terjadi pula peningkatan kasus ODP dan PDP di RSHS,” ujar Kamaruzzaman dalam keterangan suara resmi, Senin (23/3/2020)
Hingga pukul 18.00 WIB, pasien ODP yang baru dirawat di RSHS Bandung kata Kamaruzzaman, berjumlah 33 orang sehingga total kasus ODP 222 orang. Sedangkan jumlah pasien PDP bertambah 10 kasus baru. Hingga saat ini pasien PDP kata Kamaruzzaman tengah dirawat di Ruang Isolasi Kemuning, IGD dan RIIKK RSHS Bandung.
Baca Juga: Khofifah Kesal Banyak Warga Jatim Tak Ikuti Imbauan Waspada Virus Corona
“Sedangkan jumlah pasien yang tercatat sebagai PDP yang dirawat hari ini bertambah menjadi 27 orang, mereka saat ini dirawat di ruang isolasi kemuning IGD dan RIIKK, jadi dibandingkan dengan data 22 Maret kemarin yang berjumlah 17 pasien terjadi penambahan 10 kasus PDP baru,” ujar Kamaruzzaman.
Terkait pasien PDP yang positif, Kamaruzzaman mengungkapkan belum ada penambahan, total pasien positif masih tetap 7 orang. Di antaranya 5 laki-laki berusia 46, 24, 53, 32 tahun dan satu bayi laki-laki berusia 1.5 tahun. Data untuk pasien positif Covid-19 perempuan berjumlah 2 orang, dengan usia 43 dan 30 tahun.
Sementara itu, terdapat penambahan kasus pasien PDP yang meninggal dunia, bertambah 1 orang yaitu pasien laki-laki berumur 47 tahun. Meninggal Minggu (22/3/2020) pukul 15.46 WIB.
“Jadi secara keseluruhan PDP yang meninggal di RSHS Bandung sampai saat ini berjumlah 5 orang, dan di mana dua orang diantaranya terkonfirmasi positif,” ujar Kamaruzzaman.
Sedangkan PDP yang terkonfirmasi positif dan sembuh setelah menjalani perawatan di RSHS berjumlah dua orang. Laki-laki (31), dan perempuan berumur (17), jika dilihat dari data keseluruhan sejak awal wabah Covid-19 ini RSHS telah merawat 48 PDP.
Baca Juga: Moeldoko: 6 Tenaga Medis yang Gugur karena Corona, Pahlawan Kemanusiaan
“Mari kita jaga penularan dan menjaga kesehatan dengan berperilaku hidup bersih dan sehat serta melaksanakan social distancing,” ujar Kamaruzzaman.
Berita Terkait
-
Warga Jabar yang Taat Pajak Jangan Iri karena Tak Dapat Pemutihan, Dedi Mulyadi Siapkan Surprise
-
H-2 Lebaran, Arus Mudik di Tol Cipali Ramai Lancar
-
Ragam Pesan-pesan Lucu dan Mengharukan Pemudik Motor di Kalimalang
-
Lisa Mariana Akui Perbuatannya dengan Ridwan Kamil Salah: Tapi Saya Gak Pernah Hubungi Duluan
-
Lisa Mariana Makin Berani, Akui Pernah Diancam Ridwan Kamil Demi Citra Baik: Bapak Mau Nyalon
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
-
Donald Trump Resmi Umumkan Tarif Baru, Ekonomi Indonesia Terancam Kena Dampak!
Terkini
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar
-
Menjelang Lebaran, Wamen BUMN Pastikan Kesiapan Stok Uang