SuaraJabar.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengonfirmasi lonjakan pasien yang positif terpapar Covid-19. Hingga saat ini, pasien Covid-19 berjumlah 66 orang atau naik hampir dua kali lipat dari hari sebelumnya berjumlah 41 orang.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, sekaligus Ketua harian gugus tuga kota Bandung, Ema Sumarna mengakui lonjakan kasus baru pasien positif di Kota Bandung dalam sehari cukup signifikan.
“Hari ini ada lonjakan cukup signifikan dari data hari Minggu kemarin,” ujar Ema dalam Konferensi Pers di Balai Kota Bandung, Senin (6/4/2020)
Dibandingkan Minggu (5/4/2020), Ema mengungkapkan lonjakan data pasien positif terkonfirmasi ada penambahan 25 orang dalam sehari, hingga total ada 66 pasien positif.
Sedangkan pasien yang meninggal dunia bertambah menjadi 16 orang, hingga total saat ini pasien yang meningal karena Covid-19 di Kota Bandung 22 orang.
“Positif ada lompatan hari ini menjadi 66 orang, dari awalnya 30 sekian, meninggal dunia dari 16 menjadi 22 orang, berdasarkan data yang ada,” ujar Ema.
Sementara itu, untuk pasien yang dinyatakan sembuh kata Ema, ada penambahan satu orang, sehingga total ada sembilan orang yang dinyatakan sembuh dari Covid-19. Sedangkan pasien positif yang masih menjalani perawatan ada 35 orang.
Selain itu, Ema menuturkan untuk orang dalam pemantauan (ODP) di Kota Bandung berjumlah 1856 orang. Sementara kasus pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 214 orang.
“Jadi yang terdata hari ini untuk pemantauan itu ODP ada 1856 orang, kemudian sudah selesai 1093 orang, ODP dalam proses pemantauan 763 orang,” ungkap Ema.
Baca Juga: Tung Desem Waringin Positif Corona: Hati yang Gembira Adalah Obat
“Kemudian dalam pengawasan (PDP) total 214 orang, selesai 73 orang dinyatakan negatif, kemudian masih dalam pengawasan ada 140 orang,” ujar Ema.
Kontributor : Emi La Palau
Berita Terkait
-
Senin Hari Ini Tambah 218 Kasus! Pasien Positif Corona Tembus 2.491 Orang
-
Makin Tinggi! Jumlah Pasien Positif Corona di Indonesia Tembus 2.092 Orang
-
Pasien Positif Corona Meninggal di Jateng Melonjak, 114 Terjangkit COVID-19
-
25 Meninggal, Pasien Positif Corona di Jawa Barat Tembus 225 Orang
-
Muhammadiyah: Jangan Tolak Jenazah dan Pasien Positif Corona
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
Terkini
-
Geger Korupsi Anggaran 2024-2025, Kantor Kesbangpol Sumedang Digeledah Jaksa
-
Aksi Dini Hari Bupati Bogor Rudy Susmanto, Pimpin Korve Tambal Lubang Jalur Parung-Kemang
-
Hanya Mengaku Mencubit, ASN BPK Tersangka Penganiaya ART Tak Berkutik Saat Ditahan Polres Bogor
-
Hina Suku Sunda Saat Mabuk, YouTuber Resbob Didakwa Pasal Ujaran Kebencian di PN Bandung
-
Skandal Kematian NS di Sukabumi Makin Rumit! Kuasa Hukum Ibu Tiri TR Curigai Pihak Lain Terlibat