SuaraJabar.id - Warga di Perumahan Guru Kelurahan Duren Jaya Kecamatan Bekasi Timur dibikin geger, lantaran menemukan tiga penduduknya tewas di salah satu rumah kawasan tersebut.
Warga mengira ketiganya tewas akibat terinfeksi Covid-19 atau Virus Corona.
Untuk diketahui, tiga warga tersebut ditemukan tewas di Perumahan Guru Blok A RT 07/RW 05 Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi ditemukan tewas.
Kasubbag Humas Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari membenarkan peristiwa tersebut. Polisi sendiri telah menyelidiki kematian korban berinisial J, D dan R. Sebelum tewas, ketiganya diketahui menggelar pesta miras oplosan jenis ginseng.
"Setelah petugas olah TKP dengan menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) dengan melibatkan Dinkes, rupanya kami menemukan kantong plastik bekas minuman keras," kata Erna saat dikonfirmasi pada Senin (6/4/2020).
Kematian ketiga orang itu bermula saat tetangga korban curiga, karena selama kurun waktu satu hari, J dan D tidak kunjung keluar rumah. Padahal, saksi biasanya melihat keduanya pergi keluar rumah pada siang hari.
"Akhirnya pintu didobrak dan menemukan ketiganya sudah tidak bernyawa. Karena takut, warga akhirnya melaporkan kepada petugas untuk dilakukan evakuasi," ujar dia.
Hasil Swab di RSUD Kota Bekasi, ketiga korban dinyatakan negatif dari Virus Corona. Penyidik menduga kuat jika ketiga korban tewas akibat minuman keras.
"Kami sudah memeriksa beberapa saksi dan sudah melakukan pemeriksaan kepada sejumlah penjual miras," katanya.
Baca Juga: Lima Warga Bekasi Tewas Usai Pesta Miras Opolsan di Tengah Wabah Corona
Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah
Berita Terkait
-
Lima Warga Bekasi Tewas Usai Pesta Miras Opolsan di Tengah Wabah Corona
-
4 Warga Bekasi Tewas Usai Tenggak Miras Oplosan Ditengah Corona
-
44 Orang Tewas Keracunan Usai Minum Obat Penangkal Virus Corona
-
Pesta Miras Oplosan di Pesta Pernikahan, Agus Salim dan Rekan Tewas
-
Mabuk Oplosan, Dua Remaja Di Bantul Diamankan Polisi Saat Terobos Upacara
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
70 Rumah Adat Ludes Dilalap Api, 420 Warga Cipta Mulya Sukabumi Mengungsi
-
Mantri BRI Menembus Pelosok Pegunungan Toraja Utara
-
Dedi Mulyadi Gelar Sayembara Rp10 Juta Tangkap Begal, Syaratnya Pelaku Harus Selamat
-
Kepuasan Publik ke Dedi Mulyadi Tembus 95,4 Persen, Meski Program Unggulan Belum Populer
-
Lumpuhkan Begal Hidup-hidup, Dedi Mulyadi Siapkan Hadiah Rp5 Juta Hingga Rp50 Juta