SuaraJabar.id - Lima warga Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, tewas setelah berpesta minuman keras oplosan jenis ginseng sementara satu lainnya berada dalam kondisi kritis.
Pesta miras oplosan itu dilakukan di RT 03/02 Kampung Siluman, Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan pada Jumat (3/4) siang oleh delapan pemuda sambil menjaga parkiran sebuah ruko.
"Usai pesta miras itu, korban bernama Nursan alias Kinoy (28) dan Sahril (24) harus dilarikan ke rumah sakit. Setelah menjalani perawatan sekitar pukul 21.00 WIB, Nursan meninggal dunia lalu korban lain yang dirawatpun menyusul," Kata Ketua RT 03/02 Bolot Sujarwadi, Sabtu (4/4/2020).
Korban lain yakni Kamaludin (32), Andi Siswanto (34), dan Amin (35) setelah menjalani perawatan dinyatakan meninggal dunia.
Saat ini jasad kelima pemuda itu sudah dikebumikan oleh pihak keluarga masing-masing.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pesta miras itu bermula saat delapan pemuda yang biasa menjaga parkiran sejumlah ruko di Jalan Mangunjaya Raya tengah asyik menenggak minuman keras jenis ginseng yang dicampur dengan alkohol 80 persen.
"Kemudian dicampur air mineral ditempatkan pada teko lalu diminum bersama hingga akhirnya mereka merasakan pusing. Selain lima orang yang tewas ada tiga lagi yang ikut menenggak minuman oplosan yakni Ruhyat, Asep, dan Galih," kata dia.
Setelah pesta miras oplosan mereka pulang ke rumah masing-masing dan mulai merasakan efek minuman tersebut yakni mual hingga muntah serta mata kunang-kunang.
Korban lalu diantar keluarganya ke RS Kartika Husada Mangunjaya namun hanya beberapa jam di sana Nursam tewas.
Baca Juga: 4 Warga Bekasi Tewas Usai Tenggak Miras Oplosan Ditengah Corona
Sementara korban Sahril mengaku badannya tidak enak dan mual serta sesak dada sesak. Pihak keluarga membawa Sahril ke RS Graha Juanda Bekasi Timur.
Hal serupa juga terjadi pada Kamaludin dan Amin. Mereka dibawa ke RS Kartika Husada sedangkan Ruhyat dan Asep dibawa ke RSUD Kabupaten Bekasi.
Bhabinkamtibmas Desa Mangunjaya Aiptu Larno membenarkan peristiwa tersebut namun pihak kepolisian hingga kini masih melakukan penelusuran.
"Benar ada yang meninggal pesta miras. Kami masih melakukan pendalaman dan anggota masih melakukan penyelidikan," katanya singkat.
Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah
Berita Terkait
-
4 Warga Bekasi Tewas Usai Tenggak Miras Oplosan Ditengah Corona
-
Pemprov Jabar Beri Sinyal Pemilihan Wabup Bekasi Terancam Diulang
-
Terima 1.000 Alat, Pemkab Bekasi Gelar Rapid Tes Corona dari Rumah ke Rumah
-
Kabupaten Bekasi Keluarkan Duit Rp 50 Miliar untuk Penanganan Virus Corona
-
Pilkades Serentak 2020 Kabupaten Bekasi Ditunda karena Wabah Corona
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Tiga Tahun Disekap Kekasih di Bandung, Pesan Kabar Baik ke Keluarga Ternyata Akal-akalan Pelaku
-
Misteri Pesan WA Anonim Ungkap Penyekapan Tragis 3 Tahun di Bandung
-
Hubungi Keluarga Korban via Telepon, Hotman Paris: Jangan Takut, Laporkan Jika Ada Korban Lain
-
Hotman Paris Beri Pendampingan Hukum Gratis untuk Korban Penganiayaan di Bandung
-
Pemeriksaan Perdana Kasus Korupsi Tunjangan DPRD, Wabup Indramayu Syaefudin Diperiksa Kejati Jabar