SuaraJabar.id - Tahun 2011, Casim Bin Dulwahab (53 tahun) hilang kontak dengan keluarganya, hingga kini warga asal Blok Pon RT 03/03 Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon ini terkahir kali memberikan kabar berada di Selakopi Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi.
Keponakan Casim yang bernama Diyang Khansa menjelaskan bahwa sebelum hilang kontak dengan keluarga, Uwa (kakak dari orang tuanya Diyang) itu mempunyai kenalan seorang perempuan bernama Aas, melalui media sosial Facebook (FB). Menurut pengakuannya perempuan itu asal Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi.
"Waktu itu tahun 2011 perempuan tersebut datang ke Cirebon, terus uwa saya berinisiatif mengantarkan pulang ke Jampang. Terakhir memberi kabar 2012, katanya ada di Selakopi Jampang Tengah tempat pemberhentian terakhir angkot dan sampai sekarang sudah tidak ada kabar lagi," kata Diyang kepada Sukabumiupdate.com -- Jaringan Suara.com, melalui chat Messenger, Jumat (17/4/2020).
Menurut Diyang, sebelum kenal dengan Aas, Casim hanya tinggal di Cirebon bersama istri dan kedua putrinya. Diyang mengaku sempat mencari ke alamat yang sudah diberikan Casim, namun tidak membuahkan hasil karena alamatnya kurang jelas.
"Tahun 2014 istrinya meninggal dunia, disusul bapaknya Uwa meninggal tahun 2019. Tapi sampai saat ini belum ketemu dan belum ada kabar dari Uwa. Sekarang posisi nenek saya sakit dan memanggil nama uwa terus. Bagi yang kenal dan bertemu dengan uwa agar segera mengabari kami atau hubungi No. 081299307949. Katanya di Jampang sering dipanggil Ari atau Mas Jawa," kata Diyang.
Berita Terkait
-
Angkat Kisah Pahlawan Cirebon, "Sangkala Nyimas Gandasari" Tampil di TIM
-
Berawal Kenalan, Anak di Bawah Umur jadi Korban Kekerasan Seksual Pemuda di Tambora
-
Bareskrim Bongkar Sindikat Kosmetik Merkuri di Cirebon, Pemilik Akun Lou Glow Ditangkap
-
Kronologi Penggerebekan 16 WNA di Sukabumi: Sewa Hotel Setahun, Diduga Siapkan 50 Anggota Sindikat
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Siapa Ece Andi? Penjual Cilok Pelabuhanratu yang Viral Karena 'Mirip' Lionel Messi
-
Dedi Kusnandar: Persib Bandung Siap Hadapi Persija di Semifinal Piala Presiden 2026
-
Buntut Sidak Jalan Suryakencana, Wawali Jenal Mutaqin Evaluasi Bagi Hasil Juru Parkir
-
Penebangan Pohon di Jalan Riau Bandung Naik Kelas ke Pidana Berat, Gakkum KLH Turun Tangan
-
Rp11,3 Triliun Digelontorkan, BNPP Fokus Benahi Empat Masalah Besar Kawasan Perbatasan RI