SuaraJabar.id - Kabupaten Cianjur akan melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di tingkat kecamatan. Pelaksana Tugas Bupati Cianjur Herman Suherman menjelaskan itu dilakukan untuk menekan penularan virus corona.
Namun, saat ini masih dilakukan pengkajian dan pemetaan kondisi di 32 kecamatan.
“Masih dalam tahap perencanaan untuk menggelar PSBB tingkat kecamatan, karena tidak sembarangan menetapkan suatu kecamatan ditetapkan sebagai zona hijau, kuning maupun merah,” ujar Herman Suherman pada Ayobandung.com (jaringan Suara.com) saat dihubungi melalui telepon, Rabu (22/4/2020).
Langkah yang saat ini tengah dilakukan adalah dengan melakukan pemetaan penyebaran ODP, PDP hingga yang positif di tingkat kecamatan. Misalnya Kecamatan Cijati, lantaran ada satu orang warga meninggal sebagai kasus 01 positif Covid 19.
“Kalau datanya udah lengkap dan ditetapkan sebagai zona merah, kita akan tetapkan PSBB lokal. Kita terapkan aturan PSBB di kecamatan tersebut, hingga penamganan Covid 19 nya,” tuturnya.
Dia menjelaskan Kabupaten Cianjur tidak mengajukan PSBB pada Gubernur Jawa Barat karena masih banyak kecamatan lain yang masih hijau. Kalaupun diterapkan, harus benar-benar siap segala sesuatunya.
“Tidak mudah menerapkan PSBB tingkat kabupaten, ada konsekuensi yang harus dipersiapkan segala sesuatunya. Apalagi masih banyak kecamatan masuk zona hijau,” tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
BBM Non-Subsidi Naik Drastis: 5 Langkah Efisiensi Walikota Bandung untuk Hemat Anggaran
-
Skor PCMB Jabar 2026 Menyusut? Dedi Mulyadi: Jangan Panik, Itu Penyesuaian Sertifikat Prestasi
-
Pertamax Tembus Rp16.250, Walikota Bandung Instruksikan Langkah Efisiensi Besar-besaran
-
Bupati Tegaskan Karawang Anti Gay, Dedi Mulyadi Dorong Tindakan Nyata di Lapangan
-
Sikapi Pesta LGBT Karawang, Dedi Mulyadi Gagas Pembinaan di Barak Militer