Tampak matanya berkaca-kaca ketika bercerita, Ia tidak ingin merepotkan siapapun. Ia hanya ingin kembali ke kampung halamannya di Tasikmalaya, karena di Bandung tidak memiliki tempat tinggal.
“Ini mau ke Pulang ke Tasik, karena di sini tidak ada tempat nginap. Apa adanya dijalanin aja, mudah-mudahan dimudahkan. Bapak mah jalanin kehidupan apa adanya. Berusaha sendiri dulu, bapak ngak bisa meminta,” ungkapnya.
Sementara itu, pemerintah telah menerapkan larangan mudik. Jalur dari dan keluar Kota Bandung telah dijaga ketat, warga yang kedapatan akan melakukan mudik akan disuruh putar balik dan kemungkinan, Ia terancam tidak dapat kembali ke Tasikmalaya.
Perkembangan virus corona jenis baru Covid-19 di Jawa Barat terus meningkat, akibatnya pemerintah menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di sejumlah daerah di Jawa Barat. Hadirnya pandemi Covid-19 ini berdampak besar pada perekonomian masyarakat. Sektor informal, seperti pekerja harian lepas, tukang angkot, buruh harian kehilangan pekerjaan, dan tak jarang sampai tidak makan.
Kontributor : Emi La Palau
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Empat Sekolah di Bandung Dapat Dukungan Program Literasi, Siswa Dikenalkan Mitigasi Bencana
-
Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan
-
Agus Suparmanto: Pemecatan oleh Mardiono Langgar AD/ART, Tak Disahkan Menkum
-
Ciamis Terima 15.600 Ayam Petelur, Produksi Telur Ditargetkan 780 Kg per Hari
-
Diteken di Bandung, Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan