SuaraJabar.id - Juru Bicara Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bekasi Alamsyah mengklaim belum ada lagi penambahan kasus pasien Corona (Covid-19) di Bekasi.
Alamsyah seperti dikutip Suara.com dari Ayojakarta menyampaikan, berdasarkan data, virus Corona nihil ditemukan dari Rabu (22/4/2020) hingga Sabtu (25/4/2020) pekan lalu.
"Mudah-mudahan tidak ada penambahan (kasus positif Covid-19) yang signifikan lagi ke depan. Ini harapan kita semua ingin seperti itu,” katanya.
Meski demikian, Alamsyah tak ingin lengah. Pihaknya masih terus melakukan screening baik melalui rapid test maupun swab test kepada warga berstatus ODP maupun yang berkontak erat dengan PDP Positif.
"Kami lakukan pengujian kepada 50 orang per harinya baik rapid test maupun swab test untuk men-screening penyebaran Kasus di Kabupaten Bekasi ini,” ujarnya.
“Dari hasil tes tersebut sejauh ini semuanya negatif,” lanjut Alamsyah.
Informasi saja, merujuk pada data dari website resmi Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Kabupaten Bekasi (PIKOKABSI), diketahui sampai dengan hari ini pukul 08.00 WIB, warga Kabupaten Bekasi yang dinyatakan positif COVID-19 sebanyak 67 orang.
Berdasarkan jumlah positif tersebut diketahui sebanyak 29 orang sembuh, delapan orang meninggal, 10 orang dirawat di Rumah Sakit dan 20 orang melakukan isolasi mandiri. Sementara itu untuk jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 2475 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 714 orang, Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 364 orang dan Orang Pelaku Perjalanan sebanyak lima orang.
Baca Juga: Mulut Disumpal Lakban, Perampok yang Sekap Nunik Pakai Jilbab dan Daster
Berita Terkait
-
Viral Ibu dan Anak Pelukan di Ambulans, Tertular Corona saat Ayah Pulang
-
Cewek ABG Berstatus PDP Meninggal, Perawat Puskesmas di Serang Diisolasi
-
Heboh Bagikan Nasi Anjing, ARK Qahal: Kami Tak Lihat dari Background Agama
-
Tertular dari Rekannya, Polisi Jadi Pasien ke-30 Virus Corona di Batam
-
Balita Berusia 1,5 Tahun Anak Tukang Bakso di Probolinggo Positif Covid-19
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
Dorong Program 3 Juta Rumah, BRI Perkuat Sinergi Industri Perumahan
-
Muncul Isu ASN Hilang di Sungai Cisadane Ternyata ke Istri Muda, Ini Respon Wlai Kota Bogor
-
Tiga Pelajar Didampingi Usai Dugaan Kekerasan Seksual Pejabat Dishub Sukabumi
-
Bara Tersembunyi di Tumpukan Bahan Baku, Kebakaran Gudang Mojokerto Masuk Hari Kedua
-
Penuh Haru! 10 Kru Selamat KM Virgo Transport 8 Akhirnya Pulang ke Garut