SuaraJabar.id - Gempa bumi yang berpusat di kawasan Pangandaran, Selasa (19/5/2020) pukul 17.00 WIB, turut dirasakan warga Sukabumi.
Farrah (22) salah satunya, warga Tipar, Kota Sukabumi, mengaku kaget saat gempa terjadi. Terlebih saat itu, ia tengah berada di loteng.
"Gempanya cukup terasa. Saya lagi duduk di loteng, terus tiba-tiba, tv dan jendela bergetar. Saya kaget terus langsung turun," ujarnya dilansir dari Sukabumi Update—jaringan Suara.com.
Selain kawasan Tipar, gempa Pangandaran juga dirasakan warga Subang Jaya.
"Subang Jaya juga kerasa. Enggak lama, cuma beberapa detik," ungkap Fitriansyah.
Berdasarkan pantuan dari laman resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa Pangandaran berkekuatan magnitudo 5,2.
Gempa terletak pada koordinat 8.14 LS 107.89 BT atau 82 kilometer barat daya Kabupaten Pangandaran di kedalaman 10 kilometer, dan tak berpotensi tsunami.
Dampak guncangan gempa Pangandaran dirasakan di Kabupaten Sukabumi III-IV MMI, Pangandaran, Tasikmalaya dan Ciamis III MMI, Kota Sukabumi II-III MMI, Parongpong, Puncak Cisarua, Sagaranten dan Cilacap II MMI.
Baca Juga: Jalan Panjang Eks Pebulutangkis Maria Febe Jadi Mualaf: Senang Dengar Adzan
Berita Terkait
-
Gempa Pangandaran Dipicu Subduksi Lempeng Indo-Australia
-
Kabur Dari Ruang Isolasi RS, Wanita Hamil Berstatus PDP Pulang ke Rumahnya
-
Jalanan Sepi, Mobil Avanza Terjun Bebas ke Jurang di Cisolok Sukabumi
-
Gempa Bumi Guncang Liwa Lampung Barat
-
6 Fakta Mengejutkan Wanita Dibakar Hidup-hidup, Korban Tak Henti Istigfar
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
Terkini
-
WFH ASN Dimulai! Wali Kota Sukabumi Tegaskan Guru, Nakes, dan Pejabat Tetap di Lapangan
-
ASN Resmi WFH Setiap Hari Jumat: Pemkab Sukabumi Siapkan Skema Pengawasan
-
Siswa Girang! Makan Bergizi Gratis di Cianjur Kini Pakai Sistem Prasmanan, Porsi Terasa Lebih Banyak
-
Dulu Memohon, Kini Mengabaikan: Kekecewaan Warga Banjaranyar Menanti Gedung KUA dari Kemenag
-
Jangan Diam: Instruksi Berani Disdikpora Pangandaran Agar Sekolah Viralkan Menu MBG Tak Layak