SuaraJabar.id - Hari pertama lebaran Idul Fitri 1441 Hijriah hujan berintensitas sedang mengguyur Kota Bogor. Arus lalu lintas pun terpantau lancar.
Pantauan SuaraJabar.id, Minggu (24/5/2020) sekira pukul 15.55 WIB arus lalu lintas di seputaran Kebun Raya Bogor diantaranya Jalan Ir. Juanda, Jalak Harupat, Jalan Padjajaran, dan Jalan Otista cendrung lenggang dan lancar jika dibandingkan hari biasanya.
Di mana, tak terlihat adanya kepadatan kendaraan roda dua dan roda empat ataupun angkutan umum yang melintas di tengah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB.
Di sisi lain, sejumlah anggota Dinas Perhubungan dan polisi lalu lintas pun terlihat berjaga di sejumlah titik pos pengecekan atau check point.
Ucok salah satu pedagang jas hujan keliling mengemukakan bahwa jumlah kendaraan yang melintas sedari pagi memang cenderung sepi. Bahkan dia mengaku belum ada pengendara sepeda motor yang membeli jas hujan sejak hujan turun sedari pukul 15.20 WIB.
"Sepi belum ada yang beli, kendaran yang melintas aja sepi," ungkap Ucok saat ditemui di lokasi.
Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kota Bogor masih menerapkan PSBB di Hari Raya Idul Fitri. PSBB tahap ketiga itu, sedianya akan berkahir pada Selasa (26/5/2020).
Kekinian, Pemerintah Kota Bogor juga belum menyampaikan apakah nantinya akan memperpanjang masa berlaku PSBB atau tidak.
Baca Juga: Lebaran, Pasien Positif Corona RI Tambah 526 Kasus Jadi 22.271 Orang
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba