SuaraJabar.id - Penerapan tatanan hidup baru atau new normal guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 masih menjadi perbincangan. Kepala daerah seperti Ridwan Kamil pun turut mempersiapkannya.
Gubernur Jawa Barat tersebut membagikan beberapa unggahan mengenai skenario new normal melalui akun Instagram pribadinya @ridwankamlil.
Namun ada salah unggahan yang paling mencuri perhatian yakni video yang diklaim Ridwan Kamil tak layak dijadikan contoh saat penerapan new normal.
Dalam video itu, tampak seorang laki-laki tengah memasuki sebuah apotek yang lantainya telah ditandai garis physical distancing berwarna kuning
Bukannya berjalan perlahan laki-laki itu justru menunjukkan ulah antimainstream. Ia melompat melewati lantai demi lantai yang bergaris.
Melihat video itu, Ridwan Kamil pun berpesan agar masyarakat tak perlu mencontoh gaya laki-laki itu ketika new normal diterapkan.
"Jika nanti sudah mulai AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru) alias new normal, tidaklah perlu lompat melompat, cukup berjalan kaki normal saja dan harus pake masker. Hatur Nuhun. Cc @apsensoo," tulis Ridwan Kamil, seperti dikutip Suara.com, Jumat (29/5/2020).
Tak pelak pesan Ridwan Kamil tersebut memancing atensi warganet yang justru dibuat salah fokus dengan gaya laki-laki dalam video.
Mereka pun ramai memberikan komentar kocak seperti yang dituliskan @muarifarifqi.
Baca Juga: Beralih Jadi YouTuber, Wulan Guritno Tepis Buka Sumber Penghasilan Baru
"Pak apakah itu salah satu warga bapak? Tolong dikarantina ulang pak," tulisnya.
"Yaampun si akang divideo kebiasaan lompat-lompat dari kenanga masa lalu. Jadi begini kan hidupnyahhhh," timpal @dwitasaridwita.
Sejak dibagikan, unggahan Ridwan Kamil pun telah disaksikan lebih dari 2 juta kali.
Untuk diketahui, Jawa Barat menjadi salah satu kota yang akan menerapkan skenario new normal.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai menerapkan new normal atau adaptasi kebiasaan baru secara bertahap mulai Juni 2020.
Untuk tahap awal, penerapan new normal dilakukan di 15 daerah kabupaten/kota yang sudah dinyatakan dalam zona biru.
Berita Terkait
-
Jabar Bakal Terapkan New Normal di 15 Kabupaten/Kota
-
New Normal Siap Berlaku, Prilly Latuconsina Masih Takut Keluar Rumah
-
Ojek Online dan Pangkalan Tetap Dilarang Bawa Penumpang saat New Normal
-
Setelah Tutup 2 Bulan, Masjid Al Aqsa Dibuka Kembali pada 31 Mei
-
Erick Thohir Sebut Semua BUMN Siap Kerja di Era New Normal
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya
-
Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor
-
Persib Bandung Bantai Kalteng FC dan Tempel Ketat Puncak Klasemen
-
Kecelakaan Maut di Bekasi: Rem Blong, Truk Molen Hantam Halte dan Tewaskan 6 Orang
-
Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain