SuaraJabar.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, menutup sementara 3 pasar di ibu kota Provinsi Jawa Barat tersebut. Hal itu dilakukan setelah ditemukan empat orang pedagang dari 3 pasar itu yang dinyatakan positif COVID-19.
Wali Kota Bandung Oded M Danial menyebutkan tiga pasar yang ditutup tersebut yakni Pasar Leuwi Panjang, Pasar Haurpancuh, dan Pasar Sadang Serang. Penutupan dilakukan mulai Senin (8/6/2020).
"Totalnya ada empat yang positif, di Pasar Haurpancuh satu orang, Pasar Leuwi Panjang dua orang, Pasar Sadang Serang satu orang," kata Oded di Balai Kota Bandung, Senin (8/6/2020).
Pedagang yang dinyatakan positif tersebut merupakan hasil dari rapid test hingga swab test atau Polymerase Chain Reaction (PCR) yang dilakukan pemkot selama fase pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
Baca Juga: Pasien Positif Corona 8 Juni Melesat 847 Kasus, Jadi 32.033 Orang
Dari temuan empat orang yang positif itu, dia memastikan, pemkot melalui Dinas Kesehatan langsung melakukan sejumlah pengetesan kepada seluruh pedagang yang berada di tiga pasar tersebut.
Dengan temuan itu, katanya, hendaknya dapat menjadi pelajaran bagi masyarakat Kota Bandung. Karena meski hanya satu orang yang positif, maka dapat berdampak secara keseluruhan.
"Perilaku kita di ruang publik akan berdampak pada kawasan itu secara keseluruhan, walau satu atau dua orang kena (COVID-19), akan berdampak secara keseluruhan," kata Oded.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Rita Verita memastikan empat pedagang yang dinyatakan positif itu telah melakukan isolasi mandiri sejak hasil swab test keluar.
"Untuk pedagang kita sudah lakukan rapid test ke 1.044 pedagang di 43 pasar. Dari hasil itu, ada 45 pedagang yang reaktif, dari 45 yang reaktif itu ditindaklanjuti dengan swab test, lalu ada empat orang yang positif langsung isolasi mandiri," kata Rita. (Antara)
Baca Juga: Geger! Ratusan Warga Rebut Jasad PDP Corona Saat Dibawa Aparat TNI/Polri
Berita Terkait
-
Alert! Kemenkes Peringatkan Potensi Peningkatan Covid-19
-
Virus Corona Ngamuk Lagi, Kasus Covid-19 di Singapura Meroket Hingga Dua Kali Lipat
-
Berharap Tak Ada Covid Lagi, Doa Pilu Juliadi di Makam Istrinya yang Meninggal karena Virus Corona
-
Kasus Covid-19 Varian JN.1 Naik Hingga 43 Persen, Paling Banyak Pasien Tidak Alami Gejala?
-
Kasus COVID-19 di Indonesia Mulai Naik, Ini Perbandingan Update Virus Corona Asia Tenggara
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
-
Klasemen Terbaru: Timnas Indonesia U-17 Selangkah Lagi Lolos Piala Dunia U-17
-
Laptop, Dompet, Jaket... Semua 'Pulang'! Kisah Manis Stasiun Gambir Saat Arus Balik Lebaran
-
4 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Free Fire, Terbaik April 2025
-
9 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Game, Terbaik April 2025
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar