SuaraJabar.id - Bakal Calon Bupati Sorong Selatan Yunus Saflembolo diduga menjadi korban penipuan dukun pengganda uang di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat akibat kejadian ini uang tunai senilai Rp 200 juta miliknya tersebut raib dibawa pelaku.
"Korban ditemukan bersama rekannya dalam kondisi tidak sadar di sekitar objek wisata Curug Pareang Kampung Lembursitu, RT 007/002, Desa Sindangresmi, Kecacamatan, Jampangtengah," kata Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Jampangtengah Dedi Supardi di Sukabumi, sebagaimana dilansir Antara, Rabu (17/6/2020).
Dari informasi yang dihimpun, pria tersebut jauh-jauh datang dari Papua ke pelosok Kabupaten Sukabumi bermaksud untuk menemui orang yang diduga merupakan dukun pengganda uang pada Selasa (16/6).
Bersama dengan sekertaris pribadinya yang bernama Betzeba Paririe dan seorang sopir rental Rizki Alamsyah berangkat dari Hotel Oredo Jalan Mangga Besar Raya Jakarta Barat dengan menggunakan mobil Toyota Innova warna hitam bernomor polisi B 1329 SJB kemudian ke rumah seorang wanita di Jalan Baranangsiang, Kota Bogor dengan maksud untuk menggandakan uang.
Pada hari dan tanggal yang sama sekitar pukul 16.00 WIB, kemudian rombongan bertemu dengan seseorang yang diduga dukun pengganda uang di sekitar Rumah Makan Panorama. Atas petunjuk dukun tersebut, bakal calon bupati itu berangkat menuju ke objek wisata Curug Pareang.
Saat di lokasi wisata itu, pelaku memberikan susu yang sudah dibukanya dan diduga dicampur dengan obat bius, berselang sekitar satu jam pria dan rekannya tidak sadarkan diri dan pelaku mulai beraksi dengan mengambil uang ratusan juta rupiah milik korban yang disimpan di dalam tas berwarna hitam.
Usai melaksanakan aksinya, tersangka kemudian menemui sopir mobil rental dan berkata bahwa korban di dalam kondisi kelelahan karena badannya terlalu besar dan tidak mampu berjalan lagi. Rizki pun langsung menemui korban yang ternyata sudah tidak sadarkan diri diduga akibat dibius.
Sementara Kapolsek Jampangtengah AKP Usep Nurdin mengatakan pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menyelidiki kasus dugaan penipuan yang dilakukan oleh dukun pengganda uang.
"Kami masih meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap kasus ini," katanya.
Baca Juga: Dukun Cabul Ditangkap, Polisi: Pelaku Mengaku Warga Gowa
Berita Terkait
-
Suzuki Tegaskan Program Suzuki Peduli Covid adalah Hoax
-
Istri Sibuk Urus BPJS, Suami Ditemukan Tewas Gantung Diri di Rumah
-
Nahas! Bos Toko Material di Sukabumi Tewas Mengenaskan Saat Kejar Maling
-
Pulang Ronda, Bos Material Tewas Bersimbah Darah di Pinggir Jalan Cisaat
-
Geger! Warga Cisaat Temukan Mayat Pria Bersimbah Darah di Pinggir Jalan
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong
-
65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung
-
Bikin Elus Dada! Anak di Gunungsindur Bogor Tega Aniaya Sang Ayah Hingga Meninggal
-
Bantah Isu Fasilitas Khusus, Pengacara: Ferdy Sambo Huni Sel Blok A 2.5 Lapas Cibinong
-
Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat