SuaraJabar.id - Heboh temuan bangkai kapal yang terdeteksi google maps di kawasan Pantai Cikembang Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi, ternyata ditanggapi biasa saja oleh nelayan setempat. Bahkan Nelayan di Desa Pasirbaru, Kecamatan Cisolok menyebut bangkai kapal tersebut dengan 'Badong' yang menjadi titik favorit memancing.
Seorang nelayan di Pantai Cikembang, Jaka (39) menyebut keberadaan benda diduga bangkai kapal tersebut sudah ada sejak lama. Namun menurutnya gambar-gambar satelit google maps yang menangkap benda mirip bangkai kapal baru terdeteksi akhir-akhir ini.
"Keberadaan bangkai kapal besar itu, iya betul ada. Sebetulnya nelayan lokal sini, nyebutnya itu Badong. Dari dulu emang nelayan sini untuk mancing itu spotnya di situ," ujar Jaka saat diwawancarai Sukabumiupdate.com-jaringan Suara.com pada Sabtu (20/6/2020).
Meski begitu, Jaka mengaku, hingga saat ini warga sekitar belum tahu secara pasti jenis bangkai kapal yang berada di perairan Sukabumi tersebut.
"Infomasinya sudah lama. Untuk kapal jenisnya apa itu belum pada paham. Kalau saya mengetahui itu diduga bangkai kapal sejak tahun 2017 lalu, karena saat itu saya mancing sering ke situ. Ya istilahnya ngasih titik hasil petunjuk sesepuh nelayan sini, cuma kurang pasti kalau di dalamnya itu ternyata ada bangkai kapal," katanya.
Jaka juga menyebut, jarak lokasi benda diduga bangkai kapal tersebut sekitar lima kilometer dari Pantai Cikembang atau bisa ditempuh sekitar 15 menit perjalanan menggunakan perahu nelayan.
"Kalau dilihat dari atas permukaan laut emang enggak keliatan bangkai kapal itu karena kedalamnya sekitar 40 meter sampai 50 meter," tandas Jaka.
Nelayan lainnya, Misbah (37 tahun) menambahkan, Badong berdasarkan informasi dari sesepuh nelayan sekitar memiliki panjang sekitar 100 meter.
"Perkiraan kapal itu besar dan panjang, karena kalau kapalnya kecil pasti bisa hilang terbawa arus bawah laut. Kalau ini kurang lebih 100 meter panjangnya," katanya.
Baca Juga: Heboh! Benda Mirip Kapal Karam di Perairan Cisolok Tertangkap Google Maps
Untuk diketahui, Warganet Sukabumi dibuat heboh dengan postingan gambar hasil pencitraan satelit google maps yang menangkap penampakan benda mirip kapal yang karam. Diduga kapal karam itu berada di pesisir Pantai Cikembang, Cisolok.
Gambar ini pertama kali diposting pemilik akun Akbar Alfiana N di grup Sukabumifacebook, Sabtu (20/6/2020) dini hari WIB.
"Saha nu te apal palabuan ratu?? Pasti sadayana ge tos pada apal... cik keneh bieu na googlemap abdi ninggalian palebah palabuan ratu jiga aya penampakan kapal gede.. ari pas d zoom teh gening jiga kapal nu karam atau ti teleum...Cobi aya nu terang tur nga infoan seputar ieu gambar??".
(Siapa yang tidak tahu Palabuhanratu? Pasti semua sudah pada tahu… Coba barusan di google map saya lihat sebelah palabuhanratu seperti ada penampakan kapa besar… Pas di-zoom ternyata seperti kapal yang karam atau tenggelam… Coba ada yang tahu dan bisa memberi informasi seputar gambar ini??)," tanya Akbar dengan memberikan tiga foto benda mirip kapal tersebut, sudah diperbesar dan diberi lingkaran penanda.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer
-
Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan
-
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan
-
KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab
-
BRI Perkuat Inklusi Keuangan UMKM Lewat Empat Penghargaan Pada 2026