SuaraJabar.id - Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) diputuskan untuk kembali ditiadakan usai menimbulkan banyak kritik.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta membenarkan keputusan untuk meniadakan kembali CFD.
"Benar, HBKB Sudirman-Thamrin ditiadakan," ujar Syafrin saat dikonfirmasi, Rabu (24/6/2020).
Belakangan gelaran CFD memang menuai banyak polemik karena kerumunan yang dihasilkan. Syafrin sendiri mengatakan 40 ribu orang langsung memadati kawasan itu.
Para peserta CFD itu terdiri dari para pejalan kaki dan pesepeda. Meski pejalan kaki masih lebih banyak, jumlah pengendara sepeda meningkat drastis.
"21.200 jalan kaki masuk tentu ada beberapa juga yang mereka keluar dari gedung gedung sekitarnya itu tidak identifikasi kemudian sepeda sekitar 18.800 (orang)," ujar Syafrin saat dikonfirmasi, Selasa (23/6/2020).
Jumlah ini diperkirakan masih lebih banyak lagi. Sebab, terdapat banyak warga yang memang tidak terdata saat mengikuti CFD.
Selama penerapannya di hari pertama, Syafrin mengakui masih ada sejumlah pelanggaran aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang terjadi. Mulai dari tak menggunakan masker, berkerumun, dan lainnya.
"Kan kita mengimbau untuk warga tidak membawa anak kecil, ibu hamil, lansia orang usia lanjut yang di atas 60 tahun, untuk saat itu kemarin ada beraktivitas di HBKB, tapi masih ditemukan beberapa pelanggaran itu," jelasnya.
Baca Juga: CFD Kembali Ditiadakan Setelah Banyak Dikritik
Selain itu, ada juga temuan lima orang reaktif terjangkit corona Covid-19 meski belakangan setelah dites swab negatif saat CFD. Segala pelanggaran dan bentuk potensi penularan akan dievaluasi untuk pelaksanaan selanjutnya.
"Itu bakal kami lakukan evaluasi untuk hari ini kita akan laporkan akan laporkan ke ketua gugus tugas sebagai dasar pengambilan kebijakan ke depan," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi
-
Bidpropam Polda Jabar Turun Tangan Usut Dugaan Pelanggaran di Polres Sukabumi
-
Persib Ukir Sejarah di Australia
-
Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia
-
Dua Jasad Korban Mutilasi Madiun Teridentifikasi, Keluarga Terbang ke Bogor Antar Pemakaman