SuaraJabar.id - Majelis Ulama Indonesia Jawa Barat (MUI Jabar) berjanji akan mengkaji video ceramah Ustaz Evie Effendie mengenai malam Nisfu Syaban yang viral di media sosial.
"Kita akan mengkaji dulu," kata Sekertaris MUI Jabar Rafani Ahyar, saat dihubungi via ponselnya, Rabu (24/6/2020).
Saat ditanya kemungkinan bakal melakukan pemanggilan terhadap Ustaz EE, panggilan Evie Effendi, Rafani belum sampai sejauh itu.
"Kita telaah dulu, kita kaji dulu (videonya)," ujarnya.
Untuk diketahui, Evie Effendi kembali menyita perhatian publik setelah membawakan ceramah dengan pakaian yang berbeda dari penceramah pada umumnya. Ia mengenakan topi bertuliskan Jerusalem dan kaos oblong berwarna hitam yang dihiasi tulisan Denim.
Penampilan Evie Effendie, justru mendapat komentar pedas dari sejumlah warganet. Terlebih dalam video yang tersebar, pria itu sempat menyinggung soal penampilannya yang memakai topi bertuliskan Jerusalem dan mengaitkannya dengan hadis Nabi.
Dalam video tersebut, Evie mengatakan, jika hadis tentang Nisfu Syaban cacat.
"Nisfu Syaban ini rata-rata hadist-nya cacat. Tidak nyambung ke Nabi.... Qala Rasulillah, Rasul bersabda 'Barang siapa memakai topi Jerussalem, dia terancam masuk neraka' pasti laku".
Kontroversi ceramah Evie Effendi sendiri juga sempat terjadi beberapa waktu silam. Dalam ceramahnya, Evie sempat menyebut 'Nabi Muhammad sesat'.
Baca Juga: Viral Ceramah Evie Effendi, Santri Ini Berikan Tanggapan Menohok
Kala itu, ia menafsirkan Surat Ad-Dhuha ayat 7 dan menyatakan semua orang di muka bumi ini pernah sesat tak terkecuali dengan Nabi Muhammad.
Akibat pernyataan itu, Evie Effendi dilaporkan ke Polda Jabar oleh Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) atas dugaan pelanggaran UU ITE pada 11 Agustus 2018.
Namun, laporan tersebut kemudia dicabut setelah kedua belah pihak sepakat berdamai. Evie Effendi pun sempat menyampaikan permohonan maaf kepada publik melalui media sosial pribadinya.
Kontributor : Cesar Yudistira
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan
-
Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions
-
Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI
-
Jaga Kondusivitas Laga Persib-Persija, Kapolda Jabar Perintahkan Siaga Satu
-
Jokowi Dijadwalkan Hadiri Khitanan Anak KH Ujang Busthomi, Warga Cirebon Antusias Menanti