SuaraJabar.id - Sebuah pesan WhatsApp berisi permintaan transfer uang diterima warga Sukabumi. Pemilik nomor mengaku sebagai Wakil Bupati Sukabumi Adjo Sardjono.
Bukan hanya itu, guna meyakinkan warga, nomor WhatsApp tersebut menggunakan foto profil orang nomor dua di Kabupaten Sukabumi itu.
Pemilik nomor atas nama Wabup Sukabumi Adjo Sardjono meminta orang yang dihubunginya mentransfer uang ke rekening BRI.
Dikonfirmasi mengenai hal itu, Wabup Adjo Sarjono meminta warga waspada ketika ada yang mengirimkan WhatsApp mengatasnamakan dirinya.
Sebab, kata Adjo, nomor tersebut berniat menipu. Hingga saat ini kata Adjo, belum ada laporan yang menjadi korban karena orang yang menerima pesan langsung curiga.
Mengenai upaya melaporkan pencatutan namanya kepada polisi, Adjo menyatakan masih menimbang-nimbang.
"Lihat perkembangan," ujar Wakil Bupati Sukabumi Adjo Sardjono, singkat kepada Sukabumi Update—jaringan Suara.com—Jumat (26/6/2020).
Sebelum adanya nomor Whatsapp yang mengaku Adjo Sardjono itu, beberapa waktu lalu ada sebuah akun Facebook palsu yang juga mengaku Adjo Sardjono.
Akun Facebook yang mengatasnamakan Wabup Sukabumi Adjo Sardjono mengirimkan pesan atau messenger ke sejumlah akun.
Baca Juga: Ragam Sepeda Lipat Termahal di Dunia, Ada yang Dibanderol Rp 145 Juta
Akun tersebut meminta nomor WhatsApp pemilik akun yang dikirimkan Messenger.
"No WA berapa," demikian isi messenger yang dikirimkan akun dengan nama Adjo Sardjono kepada akun yang dihubunginya.
Karena menggunakan foto Adjo Sardjono, akun yang dikiriman messenger ini lantas mengirimkan nomor WhatsApp di dalam percakapan messenger itu.
Adapun alasan meminta nomor WhatsApp ini untuk memulihkan nomor WhatsApp pemilik akun Adjo Sardjono.
"Minta waktu nya sebentar minta tolong itu di HPp ada kan msuk sms dari WhatsApp...Berapa kode 6 digit saya tolong kirim balik berapa," tulis akun dengan nama Adjo Sardjono.
Si akun yang sudah mengirimkan nomor WhatsApp ini kemudian mendapatkan sebuah kode yang terdiri dari 6 angka.
Berita Terkait
-
Tradisi Ramalan Masuk Era Digital, Hasilnya Kini Bisa Dikirim Lewat WhatsApp
-
Gempa M 4,3 Guncang Cianjur, Getaran Terasa hingga Jakarta
-
1 Miliar Pengguna WhatsApp Kini Pakai Passkey, Keamanan Akun Makin Diperkuat
-
Kenapa Akun WhatsApp Mendadak Diblokir? Meta Akui Ada Kesalahan Sistem Global
-
Banyak Keluhan Akun WhatsApp Diblokir Sepihak, Kemkomdigi Panggil Meta Minta Penjelasan
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar
-
Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu
-
Bermodus COD, Polisi Sita 1.241 Butir Obat Keras Ilegal di Bekasi
-
BMKG Rilis Imbauan Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Perairan Indonesia, Berlaku 14-17 September
-
Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September