- Sopir dan pedagang mengeluhkan keterbatasan jumlah serta jarak jauh toilet di Terminal Bubulak, Kota Bogor.
- Pengguna dikenakan tarif Rp2.000 untuk buang air dan Rp5.000 untuk mandi setiap kali menggunakan fasilitas tersebut.
- Kondisi ini memaksa para sopir menggunakan botol atau buang air sembarangan saat beraktivitas di terminal.
SuaraJabar.id - Fasilitas toilet di Terminal Bubulak, Kota Bogor, Jawa Barat, dikeluhkan sejumlah sopir bus dan pedagang. Selain jumlahnya dinilai terbatas dan lokasinya cukup jauh dari area aktivitas sopir, toilet di terminal tersebut juga dikenakan tarif setiap kali digunakan.
Salah seorang sopir bus, Andi (48), mengatakan dirinya berada di Terminal Bubulak setiap dua hari sekali. Menurutnya, fasilitas yang paling dirasakan masih kurang adalah toilet umum dan tempat istirahat bagi kru bus.
"Toilet umum sih paling dikeluhin. Karena jaraknya lumayan jauh, mungkin menurut saya jumlah toiletnya juga masih kurang," kata Andi saat ditemui Suara Bogor di Terminal Bubulak, Senin (14/9/2026).
Menurut Andi, kondisi tersebut cukup menyulitkan sopir yang harus menunggu atau mengetem dalam waktu cukup lama di terminal.
Persoalan lainnya, kata dia, pengguna harus membayar Rp2.000 setiap kali menggunakan toilet.
"Lagian kita juga kalau mau ke toilet setiap saat juga kan bayar. Bayar Rp2.000. Lah kalau lima kali kencing bisa Rp10.000. Sehari kan lumayan itu duit," keluhnya.
Karena akses toilet yang cukup jauh, Andi mengaku terkadang menggunakan botol ketika ingin buang air kecil.
"Ya sudah otomatis, karena kan jauh ya toiletnya, jadi kalau kencing gitu kadang pakai botol, abis itu dibuang," katanya.
Keluhan serupa disampaikan Cahyadi (52), sopir bus yang telah menjalani profesinya sejak 2002. Ia mengaku berada di Terminal Bubulak sekitar tiga kali dalam sepekan.
Baca Juga: Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September
Cahyadi menilai jumlah toilet yang tersedia masih sedikit dan ukurannya terbatas. Kondisi terminal yang minim pepohonan juga membuat para sopir kesulitan mencari tempat untuk beristirahat.
"Toiletnya kecil dan sedikit dan jauh juga lagi, pohonnya enggak ada dan panas banget kalau udah di sini," kata Cahyadi.
Menurut Cahyadi, tarif penggunaan toilet juga menjadi persoalan tersendiri. Untuk buang air kecil maupun besar, pengguna dikenakan Rp2.000, sedangkan untuk mandi tarifnya mencapai Rp5.000.
Ia mengaku pernah buang air kecil sembarangan ketika kesulitan menjangkau toilet.
"Jarang sih, tapi pernah sekali dua kali mah," cetusnya.
Cahyadi berharap fasilitas toilet di Terminal Bubulak dapat ditambah serta lokasinya dibuat lebih mudah dijangkau, khususnya oleh para sopir yang menghabiskan waktu cukup lama di terminal.
Berita Terkait
-
Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September
-
Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api
-
PFI, PWI dan IJTI Bogor Bersatu, Kirim Doa bagi 5 Jurnalis dan Crew Kapal di Selat Sunda
-
Bupati Bogor : Kebakaran TPA Galuga Meluas Hingga 7,1 Hektare
-
Titik Api TPA Galuga Padam, Petugas Fokus Urai Asap Tebal Pakai Alat Berat
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar
-
Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu
-
Bermodus COD, Polisi Sita 1.241 Butir Obat Keras Ilegal di Bekasi
-
BMKG Rilis Imbauan Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Perairan Indonesia, Berlaku 14-17 September
-
Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September