- Polres Metro Bekasi membongkar peredaran obat keras ilegal di Kabupaten Bekasi pada Senin, 14 September 2026.
- Petugas mengamankan dua terduga pelaku berinisial E dan MS di dua lokasi berbeda dengan metode transaksi berpindah-pindah.
- Polisi menyita 1.241 butir obat keras serta menjerat pelaku dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.
SuaraJabar.id - Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Bekasi membongkar dugaan peredaran obat keras daftar G tanpa izin di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Dua orang terduga pelaku diamankan dan 1.241 butir obat keras disita dari dua lokasi.
Kasat Resnarkoba Polres Metro Bekasi Kompol Widodo mengatakan pengungkapan kasus bermula dari laporan masyarakat terkait aktivitas peredaran obat keras ilegal.
"Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat terkait adanya aktivitas peredaran obat keras tanpa izin yang kemudian kami kembangkan sampai menemukan dua orang terduga pelaku," kata Widodo, Senin (14/9/2026).
Petugas pertama mengamankan perempuan berinisial E di Kampung Kapling, Desa Karangraharja, Kecamatan Cikarang Utara. Pengembangan kasus kemudian membawa polisi ke Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung, dan mengamankan pria berinisial MS.
Dari kedua lokasi, polisi menyita 377 butir Tramadol, 773 butir Hexymer, dan 91 butir Trihexyphenidyl. Petugas juga mengamankan satu telepon genggam dan uang tunai Rp675.000.
Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan transaksi obat keras tersebut diduga dilakukan dengan sistem cash on delivery (COD). Lokasi transaksi berpindah-pindah untuk menghindari kecurigaan.
Kedua terduga pelaku diproses berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Mereka terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara dan denda hingga Rp5 miliar.
Kasi Humas Polres Metro Bekasi AKP Aliyani mengimbau masyarakat melaporkan aktivitas peredaran obat ilegal melalui layanan Kepolisian 110.
[ANTARA]
Baca Juga: Pemberantasan Tramadol Ilegal, Dedi Mulyadi Minta Aparat dan Warga Bergerak Bersama
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
BRI Perkuat Inklusi Keuangan UMKM Lewat Empat Penghargaan Pada 2026
-
Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta
-
Termasuk di Jawa Barat, Perumnas Dorong Generasi Muda Siapkan Rumah Pertama
-
Revitalisasi Desa Segera Disiapkan, Jangkau 1.500 Tempat di 35 Provinsi
-
Empat Sekolah di Bandung Dapat Dukungan Program Literasi, Siswa Dikenalkan Mitigasi Bencana