SuaraJabar.id - Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKPB Ganis Setyaningrum menceritakan kronologi kasus tiga wanita yang ditangkap lantaran nekat bermain Tiktok di Jembatan Suramadu, tepat di jalur mobil melintas.
Dari hasil pemeriksaan sementara, ketiga wanita yang merupakan ibu rumah tangga itu mengaku akan menghadiri pesta ulang tahun temannya di Madura.
"Mereka mengaku akan merayakan ulang tahun Ibu Siti Suriah di Bebek Songkem Bangkalan Madura dengan menyewa taksi di Jembatan Merah JMP. Ketika melintas di Jembatan Suramadu turun dan melakukan kegiatan Tiktok tersebut," kata Ganis di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Sabtu (4/7/2020).
Terkait kasus ini, diketahui identitas ketiga emak-emak itub adalah H, LR dan SS. Mereka tinggal di alamat Tambak Gringsing Baru Surabaya.
Ketiganya mengaku melakukan hal tersebut secara spontanitas. Mereka juga mengaku tak mengetahui jika di Jembatan tersebut dilarang untuk melakukan kegiatan apapun.
"Jadi mereka ini alasannya enggak tahu di Jembatan Suramadu tidak boleh berhenti dan melakukan kegiatan apapun termasuk kegiatan TikTok maupun selfie," ujar Ganis.
Tiga emak-emak ini pun diminta oleh petugas kepolisian membuat surat pernyataan bermaterai untuk tidak mengulangi perbuatan mereka kembali dan meminta maaf sudah membuat keresahan.
"Pukul 11.00 WIB, ketiga orang pembuat video Tiktok tersebut sudah diperbolehkan untuk pulang setelah membuat pernyataan bermaterai dan klarifikasi tentang video Tiktok yang di buat," kata dia.
Baca Juga: Videonya Viral, 3 Emak-emak Main Tiktok di Jembatan Suramadu Diciduk Polisi
Berita Terkait
-
Bukan Sekadar Penghubung: Rahasia di Balik Megahnya Jembatan Suramadu
-
Viral! Pengendara Moge Masuk Jalur Mobil Jembatan Suramadu, Warganet Justru Bahas Aspalnya
-
Ngeri! Gempa Tuban Bikin Jembatan Suramadu Bergoyang: Kayak Film Final Destination
-
Rekomendasi 5 Destinasi Wisata di Surabaya untuk Liburan Tahun Baru 2024
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba