SuaraJabar.id - Dua gadis berinisial R dan S yang menjadi korban penyiraman cairan mirip sperma di Jalan Sanding 1, Desa Bojong Nangka, Gunung Putri, Kabupaten Bogor mengaku tak mengenal pelaku.
Hal itu sampaikan korban kepada Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Bojong Nangka, Yusuf seperti dilihat Suara.com dalam rekaman video, Selasa (7/7/2020).
"Mukanya (pelaku) asing sih. Pas kita tanya ke warga kalau udah biasa melakukan aksinya kan pasti warga tahu ya. Ini gak kejadian kayak gini berarti orang luar," kata R dalam rekaman video yang dilihat Suara.com.
Sementara itu, Yusuf menjelaskan, bahwa berdasarkan keterangan korban, pelaku memakai sepeda motor Vario hitam ketika melancarkan aksinya. Pelaku diduga masih berusia sekira 24 tahun.
"Satu dia gak kenal, itu usianya pelaku masih muda lah sekira 23 sampai 25 lah umurnya," ungkapnya.
Lebih lanjut, menurut Yusuf, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 21.30 WIB di Jalan Sanding 1, Desa Bojong Nangka, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Minggu (5/7/2020) malam.
"Kemarin saya sudah temui korban, yang bersangkutan bilang dia abis dari perum Griya Bukit Jaya abis makan malam lah biasa abis cari jajanan dia pulang terus disiram dengan cairan itu pukul 21.30 WIB," tuturnya.
Sebelumnya, seorang gadis cantik berusia 20 tahun di Bogor disiram sperma. Cairan itu bau dan berlendir.
Gadis cantik berinisial R itu disiram sperma di jalan. Gadis Bogor itu rumahnya di Gunungputri, Kabupaten Bogor. Gadis itu diketahui berinisial R itu. Dia mengaku disiram saat hendak mengendarai sepeda motor.
Baca Juga: Foto-foto Lokasi Caddy Golf Cantik Disiram Cairan Berbau di Gunung Putri
R tidak membantah cairan yang disiramkan kepadanya dan kepada temannya yang kala itu tengah dibonceng tersebut adalah sperma. Namun alasannya kenapa dirinya menyebut jika cairan itu adalah sperma adalah karena berbau dan berlendir.
Sementara Kepolisian Bogor menyatakan cairan yang disiramkan ke R, gadis cantik di Bogor bukan sperma. Bau cairan itu bau dan busuk.
Hal itu dikatakan Kapolsek Gunung Putri Kompol Andriyanto kepada wartawan, Senin (6//7/2020). Dia menjelaskan akan diteliti cairan itu untuk memastikan.
"Itu bukan sperma," kata Andriyanto, Senin (6/7/2020).
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Persib vs PSM Makassar: 6 Poin Penting Pesan Pak Haji Umuh untuk Jaga Tahta Klasemen
-
'Satu Foto Sejuta Cerita' Dedie A. Rachim Terpukau oleh Karya Jurnalistik di APFI 2026
-
Tanpa Bojan Hodak dan Dua Pilar Asing, Bos Umuh Tuntut Persib Tetap Bermental Juara
-
Terungkap! Pembunuhan Pelajar di Bantaran Citarum: Pisau Dapur Sudah Disiapkan Pelaku
-
Demi Motor, Kakak Kelas di Karawang Tega Habisi Nyawa Pelajar 15 Tahun Secara Berencana