SuaraJabar.id - Polsek Cibadak, Sukabumi berhasil mengamankan satu pelaku komplotan pencuri komponen tower Base Transceiver Station (BTS) berinisial AS, Kamis (9/7/2020).
Ada dua komponen BTS yang menjadi sasaran utama AS dan komplotannya, yaitu modul UBBP dan Base Band.
Kedua modul itu menjadi incara karena harganya ada yang bernilai hingga puluhan juta.
Manager Security Officer PT Putra Raya Telekomunikasi, Fredi Simangunsa mengatakan, harga UBBP sekitar Rp 10 juta dan Base Band Rp 60 juta.
Di samping itu, kedua komplotan BTS itu hanya bisa dibeli di luar negeri. Sebab tak ada di dalam negeri.
"Kedua komponen itu tidak ada di Indonesia, kita membelinya ke luar negeri," tutur Fredi di Mapolsek Cibadak dikutip dari Sukabumi Update—jaringan Suara.com—Jumat (10/7/2020).
Penangkapan AS berawal dari kecurigaan warga. Saat itu ada mobil Nissan Evalia bernomor B 1896 POR masuk gang di daerah Cibadak.
Kemudian AS yang mengemudikan sendiri mobil tersebut, meminta tukang ojek mengantarkannya ke daerah Lido, Cigombong, Kabupaten Bogor.
AS juga meminta warga yang ada di sana untuk membawa mobilnya dan mengikuti dari belakang.
Baca Juga: Geger! Nelayan Pantai Cikelewung Temukan Mayat Pria, Kenakan Kaos Paskibra
Namun warga curiga dan melapor ke polisi. Sedangkan saat itu AS sudah pergi naik ojek ke arah Cicurug.
Polisi yang datang ke lokasi terparkirnya mobil itu kemudian memeriksa dan menemukan barang bukti berupa komponen BTS.
Berbekal petunjuk warga, polisi melakukan pengejaran hingga pelaku ditangkap di gerbang Tol Bocimi, di Cigomong, Bogor.
Ternyata sebelum penangkapan AS, Fredi mengatakan sering mendapatkan laporan dari petugas bahwa komponen BTS yang berada di wilayah Sukabumi sering hilang.
"Daerah sini sudah banyak yang kehilangan, hampir tiap hari ada pencurian," ujarnya.
Berita Terkait
-
BTS Kuasai Chart Melon Top 100, Album ARIRANG Tembus 3,98 Juta Penjualan
-
Siapa Lili Reinhart? Aktris Hollywood yang Jadi Sorotan di MV BTS SWIM
-
RM BTS Cedera Pergelangan Kaki, Agensi Batasi Aktivitas di Konser Comeback
-
Kasus Kematian Nizam Syafei Naik Penyidikan, Kuasa Hukum: Harus Diusut Tanpa Tebang Pilih
-
SUGA BTS Resmi Jadi Salah Satu Penulis Buku Terapi Musik untuk Anak Autisme
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
BRI Hadirkan THR Lebaran 2026 dalam Bentuk Emas, Ini 6 Cara Transfer di BRImo
-
Tetap Aman dan Nyaman Selama Lebaran 2026: BRI Sabrina WhatsApp 24 Jam Bantu Nasabah Lebih Cepat
-
Pantauan Langit Kapolda Jabar: Exit Tol Parungkuda "Adem Ayem", Puncak Mudik Ternyata Sudah Lewat
-
Mudik Seru ke Sukabumi! Anak Bisa Main Lego, Ayah Pijat Refleksi di Pos Penyu Gadobangkong
-
Gema Takbir Berbalut Protes: Wali Kota Sukabumi Disoraki Jemaah Muhammadiyah Usai Salat Id