"Hanya ini kan tak hanya melihat kesiapan di lapangan saja tapi secara keseluruhan Kota Bandung itu seperti apa, pada saat kita usulkan, pada saat itu juga ada kejadian di Secapa. Nah sekarang ada kejadian di Gedung Sate, kan ini tidak hanya Kota Bandung saja tapi beririsan juga dengan Pemprov. Mkanya saya undang Kadisbudpar Jabar karena kita harus koordinasi bagaimana nanti dengan kemarin itu yang Gedung Sate," katanya.
Saat ini, para peserta aksi demo sebagian telah diterima dan tengah melakukan perundingan dengan Pemkot Bandung.
Di lokasi aksi demo turut digelar pelaksanaan rapid test bagi yang mau. Dari informasi yang dihimpun, ada 19 peserta demo, dua diantaranya menunjukkan hasil reaktif.
Namun belum ada yang dapat dikonfirmasi terkait dengan kebenaran informasi tersebut. (Cesar Yudistira)
Berita Terkait
-
Pekerja Hiburan Protes ke Risma: Kenapa Kami Kerja Malam Tak Boleh?
-
Sejak Pagi Balai Kota Bandung Dipenuhi Pekerja Hiburan Malam
-
Wali Kota Risma Didemo, Massa Bawa Poster Kami Pekerja Bukan Pelacur
-
Gedung Sate Lockdown, 40 Orang Positif Covid-19
-
Gedung DPRD DKI Ditutup karena Corona, Pegawai Diminta WFH
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Pulang Belanja Sayur Subuh Hari, Nenek 62 Tahun di Bogor Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Pembatas
-
Eiger Nature Megamendung: Pelopor Ekowisata Masa Depan dengan Vibe Swiss di Jantung Bogor
-
Tolic Wanti-wanti Rival: Ketika Semua Menyatu, Persib Bakal Jadi Tim Luar Biasa
-
Gunakan Uang APBDes Rp574 Juta untuk Renovasi Rumah dan Bayar Utang, Kaur Keuangan Desa di Sukabumi
-
BPK Apresiasi Transformasi Kementerian Hukum, Tata Kelola Terus Didorong Menguat