SuaraJabar.id - Seorang wanita berinisial AHO (36) yang ditemukan tewas terikat tali dan lakban di sebuah apartemen di kawasan Jalan Margonda, Kota Depok diduga dibunuh.
Atas kejadian ini pihak keluarga korban kaget. Termasuk mantan suami korban AHO bernama Chandra.
Chandra meyakini jika mantan istrinya itu dibunuh oleh kekasihnya. Sebab, dia mengaku kerap mendengar kabar jika AHO kerap ribut dengan pacarnya.
"Saya mantan suami (korban), saya menduga korban dibunuh oleh pacarnya. Saya kenal dengan (terduga) pelaku. Karena mantan istri saya sering curhat, sering cekcok sama Pais (pelaku)," kata Chandra di rumah duka kawasan Kecamatan Beji, Rabu (5/8/2020).
Meski sudah pisah ranjang, Chandra mengaku masih sering berkomunikasi dengan AHO dan memberikan uang untuk keperluan dua anaknya yang diasuh korban.
"Secara pribadi hubungan saya baik dengan mantan istri saya, karena saya punya kewajiban menafkahkan dua anak saya. Terakhir tanggal 30 Juli pas gajian saya transfer uang ke almarhumah," kata Chandra.
Dia pun menyebut jika korban dan pelaku sudah menjalin hubungan dekat sudah dua tahun dan rencananya mau menikah. Namun, selama menjalin asmara, mantan istrinya itu kerap diancam oleh sang pacar.
"Hubungan korban dan diduga pelaku dibilang pacaran. Saya kenal dengan pacar korban. Tapi pihak keluarga mantan istri tidak pernah komunikasi dengan (pelaku) karena etika pelaku tidak baik," katanya.
Bahkan kata Chandra, diduga pelaku pernah mengambil televisi milik korban dan handpone milik anaknya. Ia mengetahui hal itu karena anak pertama bilang kepada dirinya.
Baca Juga: Tewas Terikat di Ranjang, Mayat Wanita di Apartemen Depok Berstatus Janda
"Kalau kekerasan fisik saya tidak tahu. Kalau ribut cekcok dan keluarga tahu, itu sudah sering. Terakhir tiga bulan lalu, pertengkaran, mantan istri curhat ke saya, si Pais sudah ancam lagi," ucapnya.
"Kalau anak saya pernah digeretak sekali. Anak saya ngadu ke saya. Saya bilang ke Pais, kalau mantan istri gua boleh elo apain. Tapi kalau anak, elo colek, berurusan sama gue."
Sebelumnya, Kasatreskrim Polrestro Depok, Kompol Wadi Sabani membeberkan kronologi penemuan jasad AHO di salah satu kamar di apartemen Residence 5, Jalan Margonda, Kecamatan Beji, Kota Depok Selasa (4/8/2020) malam.
"Awal penemuan mayat perempuan ini dari laporan pihak pengelola apartemen Residence 5 di kamar 2.119 di Jalan Margonda," kata Wandi, Rabu.
Dari penyelidikan sementara, penyebab korban tewas diduga akibat dibunuh lantaran ditemukan sejumlah luka di bagian belakang dan kening. Saat ditemukan, jasad wanita itu dalam kondisi mulut dilakban dan kaki terikat dan di atas ranjang.
"Kita cek TP dan betul telah ditemukan perempuan sudah meninggal dunia. Mulut korban dilakban. Kita duga korban dibunuh,” katanya.
Berita Terkait
-
Polisi Selidiki Penyebab Kematian Wanita Paruh Baya Tergeletak di Rumah Tangerang
-
Mayat Wanita Membusuk di Kali Pesanggrahan, Suami Histeris di TKP, Ada Apa?
-
Teka-teki Mayat Perempuan di Tesla, Diduga Kuat Pacar D4vd karena Tato di Jari Telunjuk
-
Pembunuh Perempuan Terborgol di Cisauk Terancam Hukuman Mati
-
Misteri Mayat Perempuan Terborgol di Cisauk Terpecahkan: Pembunuhan Sadis Berlatar Utang
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
PERADI Profesional dan Universitas Islam Bandung Jalin Kemitraan Strategis Perkuat Pendidikan Hukum
-
Tawuran Berdarah di Klari Karawang: Pergelangan Tangan Pelajar Putus Ditebas Senjata Tajam
-
JPMorgan Upgrade Saham BBRI ke Overweight, Nilai Prospek Bisnis Mikro Semakin Menjanjikan
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Bandung Darurat Begal! Polisi Bolehkan Warga Melawan Pelaku di Jalanan, Ini Syaratnya