SuaraJabar.id - Kata "anjay" akhir-akhir ini menjadi viral dan menjadi sorotan berbagai pihak. Mulai dari pejabat, selebritis hingga ahli bahasa ramai-ramai merespon pelemik penggunaan kata anjay.
Di Riau, terdapat satu orang pria yang terseret ke dalam polemik ini. Ia sebenarnya tidak memiliki hubungan dengan Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) atau Pesinetron Lutfi Agizal.
Yang membuatnya tidak bisa terhindar dari polemik ini adalah nama pemberian orangtuanya. Anjay Saiful Islam begitu nama lengkap pemberian orangtuanya.
Anjay kini menjadi salah satu mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab di Fakultas Tarbiah dan Keguruan UIN Suska Pekanbaru Riau. Sambil kuliah, Anjay aktif juga mengajar di sebuah rumah tahfiz Alquran di Jalan Hangtuah Pekanbaru.
"Udah dua semester ini lah (mengajar), Bang," jawabnya saat dihubungi Suara.com via telepon, Rabu (9/9/2020).
Remaja kelahiran 1999 tersebut adalah lulusan MAN Siak. Anjay juga menceritakan setelah lulus di MAN tidak langsung kuliah. Anjay mengaku dua tahun belajar di rumah tahfiz tempat ia mengajar sekarang.
"Kuliah angkatan 2019," jelasnya.
Menurutnya, gara-gara namanya yang dibilang unik tersebut, banyak cerita lucu yang sering ia jumpai.
"Kadang kalau dikenalan temannya. Panggil Saiful aja," katanya sambil ketawa kecil.
Baca Juga: Best 5 Oto: Canda Ridwan Kamil Istrinya Motoran, Pesaing Toyota Fortuner
"Kalau belanja di minimarket, ketika tahu namanya, mba-mbanya senyum-senyum," sambungnya.
Gara-gara namanya jadi polemik, membuat orangtuanya memberi semangat padanya.
"Kadang kasih semangat lewat chat WhatsApp," kata remaja yang akhir-akhir ini menyukai desain.
Namun menurut penuturannya sejauh ini, Anjay tak terlalu mempermasalahkan tanggapan atau reaksi dari orang terhadap dirinya.
Sebelumnya, Pesinetron Lutfi Agizal menghebohkan publik karena mengulas pelarangan kata anjay. Ia bahkan mengadu ke Komnas PA terkait video anak kecil yang mengucapkan kata anjay.
Komnas Perlindungan Anak kemudian meminta masyarakat untuk setop menggunakan kata gaul 'Anjay'. Melalui surat yang disebarkan pada 29 Agustus 2020 lalu, kata tersebut dianggap dapat 'merendahkan martabat seseorang'.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras: Nekat Titip Siswa di Sekolah Maung, Kepsek Langsung Dipecat
-
Masjid Al Afghani Tak Kunjung Rampung, DPRD Sukabumi Desak Dinas Perkim Transparan Soal Anggaran
-
Innova Bermuatan 8 Orang Ringsek Tabrak Truk Sampah di Exit Tol Parungkuda Sukabumi
-
Cetak Sejarah Baru! Beckham Putra Bangga Persib Juara Tiga Musim Berturut-turut
-
Hadapi Tantangan Global, Pengusaha AMDK Jakarta-Jabar-Banten Dorong Ekonomi Sirkular