- Polri menggeledah rumah mewah di Sentul City, Bogor pada Kamis dini hari, 9 Juli 2026.
- Penyidik menyita barang bukti berupa 74 kilogram emas batangan dan uang tunai ratusan miliar rupiah.
- Identitas pemilik rumah masih misterius karena penghuni tidak pernah melapor kepada pengurus lingkungan selama 16 tahun.
SuaraJabar.id - Kasus penggerebekan rumah mewah di kawasan elit Sentul City hingga saat ini masih misteri.
Pada Kamis (9/7/2026) dini hari, Polri berhasil mengamankan sejumlah barang bukti di salah satu rumah mewah di Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat tersebut.
Meskipun penggeledahan tersebut menyita perhatian publik karena skala operasinya yang besar, pihak berwenang belum juga merilis siapa sosok di balik kepemilikan aset tersebut.
Hardi, salah seorang petugas keamanan yang berjaga di lingkungan perumahan tersebut, mengaku selama bertugas dirinya tidak pernah bertemu langsung dengan pemilik asli rumah yang menjadi objek penggeledahan tersebut.
Dia berujar bahwa satu-satunya orang yang memiliki akses dan rutin berkomunikasi dengan pihak keamanan adalah seorang pria yang bertugas menjaga rumah tersebut.
"Kalau pemiliknya saya kurang mengetahui. Belum pernah ketemu, adanya penjaga rumahnya saja. Penjaga rumahnya bernama Tata, sudah bekerja di sana sekitar empat tahunan," ujarnya kepada wartawan.
Kesaksian Ketua RW setempat, Agung Hermawan
Identitas pemilik rumah mewah di kawasan Sentul City, Kecamatan Babakan Madang, yang digeledah polisi pada Rabu malam hingga Kamis (9/7/2026) dini hari, masih menyisakan teka-teki besar.
Meski tim penyidik berhasil membongkar brankas berisi 74 kilogram emas batangan dan uang tunai senilai ratusan miliar rupiah, sosok penghuni asli rumah tersebut belum teridentifikasi secara resmi.
Baca Juga: Cegah Kelumpuhan Permanen, Metode Intervensi Vaskular Jadi Titik Terang Pengobatan Stroke
Ketua RW setempat, Agung Hermawan, mengungkapkan bahwa pemilik rumah tersebut dikenal sangat tertutup dan seolah "menghilang" dari kehidupan sosial di lingkungan perumahan elit tersebut.
Agung menjelaskan bahwa berdasarkan catatan yang ada, rumah tersebut telah berpindah tangan atau dibeli sejak tahun 2010.
Namun, selama 16 tahun terakhir, pemiliknya tidak pernah sekalipun melaporkan diri kepada pengurus lingkungan, baik di tingkat RT maupun RW.
"Warganya kurang bergaul sama kami, jadi kita juga kurang informasi mengenai pemilik rumah. Itu yang tadi saya sesalin, mereka tidak lapor sama sekali. Tadi Ketua RT lapor sama saya juga belum pernah lapor. Bahkan ditanya PBB-nya (Pajak Bumi dan Bangunan) atas nama siapa, kami tidak tahu," ujar Agung.
Dalam kesehariannya, rumah tersebut tidak menunjukkan aktivitas layaknya hunian keluarga. Warga sekitar sering melintasi area tersebut dan mendapati rumah dalam kondisi sepi.
Berdasarkan pantauan lingkungan, rumah itu hanya diurus oleh seorang penjaga yang dipercaya oleh sang pemilik misterius.
Berita Terkait
-
Cegah Kelumpuhan Permanen, Metode Intervensi Vaskular Jadi Titik Terang Pengobatan Stroke
-
Tujuh Koper Isi Tumpukan Emas Hingga Foto Disita dari Rumah Mewah di Sentul Bogor
-
Rumah Mewah di Sentul Bogor Digeledah Gabungan Polri
-
Pakar IPB Wanti-wanti Proyek PSEL Kayumanis Kota Bogor
-
Jejak Digital Sindikat Sabu Penyangga Ibu Kota Dibongkar
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan
-
Kebakaran Lahan di Ciumbuleuit Bandung Diduga Dipicu Sampah Ilegal, Farhan Dorong Penyelidikan
-
Gedor Wilayah Cicendo, Tim Gabungan Kota Bandung Eksekusi 18 Bangunan Liar demi Penataan Ruang
-
Cara Menyiapkan Dana Pensiun di Usia Produktif: Percayakan Kepada BRI DPLK
-
Tragedi KM Virgo Transport 8, Politisi PDIP Tagih Janji Menhub Tegakkan Aturan