- Ditresnarkoba Polda Jabar menangkap dua tersangka berinisial H dan I di Bogor serta Depok pada 11 Juni 2026.
- Polisi berhasil menyita barang bukti sabu seberat 664 gram yang diedarkan menggunakan sistem tempel berbasis pemetaan digital.
- Penangkapan jaringan narkotika ini diklaim berhasil menyelamatkan sekitar 33.200 orang dari potensi bahaya penyalahgunaan narkotika di masyarakat.
SuaraJabar.id - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jawa Barat berhasil memutus rantai peredaran gelap narkotika jenis sabu di wilayah penyangga ibu kota.
Dalam operasi yang digelar secara beruntun di Kabupaten Bogor dan Kota Depok, polisi meringkus dua orang tersangka dan menyita barang bukti berupa sabu seberat 664 gram.
Pengungkapan ini menjadi bukti keseriusan kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba yang menggunakan teknologi pemetaan digital guna mengelabui petugas.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, membeberkan bahwa operasi bermula dari informasi intelijen mengenai adanya aktivitas mencurigakan di wilayah Bogor.
Pada 11 Juni 2026, tim penyidik berhasil menciduk tersangka pertama berinisial H di kawasan Perumahan Pesona Kahuripan 7, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.
Tak berhenti di situ, petugas langsung melakukan pengembangan intensif. Berdasarkan keterangan tersangka H, polisi kemudian melacak keberadaan rekanannya dan berhasil menangkap tersangka kedua berinisial I di wilayah Kecamatan Tapos, Kota Depok.
Jaringan ini menggunakan modus operandi yang sangat rapi, yakni sistem "tempel". Dalam metode ini, antara pengedar dan pembeli tidak pernah bertemu secara fisik (non-tatap muka).
Berikut adalah pola kerja sindikat tersebut:
- Penyimpanan Barang: Tersangka menaruh paket sabu di lokasi yang tersembunyi (seperti di bawah tiang listrik, pot bunga, atau celah bangunan).
- Digital Mapping: Tersangka kemudian mengambil foto lokasi dan menandai titik koordinat menggunakan aplikasi pemetaan.
- Pengiriman Pesan: Informasi lokasi tersebut dikirimkan kepada pembeli melalui aplikasi pesan singkat terenkripsi.
"Kedua tersangka diduga kuat merupakan bagian dari jaringan terorganisir yang memanfaatkan sistem digital untuk menyamarkan jejak distribusinya," ujar Kombes Hendra di Bandung, Kamis (2/7/2026).
Baca Juga: Heboh Asap di Tambang Bawah Tanah Pongkor, PT Antam Pastikan Seluruh Pekerja Aman
Penyitaan 664 gram sabu ini diklaim berhasil menyelamatkan sekitar 33.200 orang dari potensi penyalahgunaan narkotika (dengan asumsi 1 gram dikonsumsi 50 orang).
"Kami mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif. Laporkan setiap aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing guna mendukung pemberantasan narkoba hingga ke akarnya," tambahnya. [Antara].
Berita Terkait
-
Heboh Asap di Tambang Bawah Tanah Pongkor, PT Antam Pastikan Seluruh Pekerja Aman
-
PSEL Bogor: Solusi Energi Bersih vs Kekhawatiran Warga Kayumanis
-
Puncak HJB ke-544: Sentul City Sukses Fasilitasi Turnamen Minisoccer Antar Jurnalis se-Bogor Raya
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba
-
Kios Puncak Cianjur Digusur, Dedi Mulyadi Guyur Modal Usaha Rp10 Juta per Pedagang
Terpopuler
- Dapat Warisan PR Karhutla, Menko Polkam Dudung Siap Terjun Langsung ke Lokasi
- 4 Rekomendasi Pelembap Viva untuk Kulit Kering, Bantu Perbaiki Skin Barrier
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
Terkini
-
Polisi Amankan Dua Terduga Pencuri Kabel Menara Seluler di Cicalengka
-
Politisi PDIP Sukabumi Copot Foto Gibran di Ruang Kerja
-
Korupsi Pengadaan Iklan Rp223,6 Miliar, KPK Periksa Tiga Pejabat Bank BJB
-
Polisi Dalami Motif Penyerangan Kafe di Bandung, Satu Pelaku Masih Diburu
-
Dugaan Korupsi ATR/BPN, KPK Masih Nanti Kedatangan Nusron Wahid