- Gubernur Jawa Barat menertibkan kios ilegal di kawasan Puncak, Cianjur demi memulihkan fungsi jalan dan kelancaran arus lalu lintas.
- Pemprov Jabar menyalurkan kompensasi modal usaha kepada pedagang terdampak sebagai upaya pemulihan ekonomi pasca pembongkaran bangunan tanpa izin.
- Pemerintah menyediakan alternatif lapangan kerja melalui sektor kebersihan jalan serta pelatihan keterampilan bagi warga usia di bawah tiga puluh tahun.
SuaraJabar.id - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi, menyiapkan skema pemulihan ekonomi bagi pedagang yang terdampak penertiban di kawasan Puncak, Kabupaten Cianjur.
Penertiban besar-besaran menyasar kios yang berdiri di atas lahan terlarang di sepanjang jalur utama Puncak-Cianjur, mulai dari wilayah Cimacan hingga Puncak Pass.
Langkah ini dilakukan guna mengembalikan fungsi bahu jalan dan memperlancar arus lalu lintas pariwisata.
Setelah pembongkaran ratusan bangunan tanpa izin, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar fokus pada pemulihan ekonomi warga terdampak dan pemeliharaan ketertiban wilayah.
"Ya tahap pertama kami hari ini kan selesaikan dulu saja memberikan kompensasi untuk mereka untuk biaya hidup dan untuk modal usaha baru," kata Dedi Mulyadi, Jumat (19/6/2026).
KDM sapaan akrabnya mengatakan, nilai bantuan yang diberikan cukup memadai guna merintis bisnis baru yang lebih berkembang apabila dikelola secara tepat oleh penerimanya.
"Jadi kalau ngomong Rp10 juta kecil, uang Rp10 juta bagi mereka yang pinter usaha, itu bisa berkembang menjadi besar," jelasnya.
Lebih lanjut mantan Bupati Purwakarta ini mengatakan, Pemprov Jabar juga sudah merancang strategi jangka panjang, agar mereka memiliki pendapat tetap.
Salah satu sektor yang akan menyerap tenaga kerja terdampak adalah layanan kebersihan jalan. Menurutnya, kebutuhan petugas kebersihan di berbagai ruas jalan masih cukup tinggi dan dapat menjadi alternatif.
Baca Juga: Urai Kemacetan dan Tata Kota, Kawasan Keluar Tol Pasirkoja Bandung Kini Mulai Disterilkan
"Selama ini juga kami tindak lanjuti, kami yang jelas kita memerlukan tenaga kerja kebersihan jalan. Karena di ruas jalan itu diperlukan dan nanti yang bersedia bisa menjadi tenaga kerja kebersihan jalan," ucapnya.
Selain itu, Pemprov Jabar juga melakukan pendataan terhadap profil pedagang guna melihat usia dan kemampuan mereka, kemudian akan dicocok dengan kebutuhan lapangan kerja yang tersedia.
Bagi yang usianya di bawah 30 tahun, pemerintah akan melakukan pelatihan keterampilan dan akan diarahkan dengan sektor industri yang membutuhkan tenaga kerja.
"Banyak ruang-ruang pekerjaan yang bisa kami latih dan arahkan, kalau usianya di bawah 30 sektor garmen masih terbuka. Nanti kami bisa latih mereka," tegasnya.
Kontributor : Rahman
Tag
Berita Terkait
-
Urai Kemacetan dan Tata Kota, Kawasan Keluar Tol Pasirkoja Bandung Kini Mulai Disterilkan
-
Kritik Masjid Megah, Dedi Mulyadi: Jangan Sampai Jadi Tempat Selfie Bukan Tempat Tafakur
-
Bawang Putih Jarang Tumbuh di Dataran Rendah, PTPN I Pilih Gunung Mas Puncak untuk Trial
-
6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak
-
Skor PCMB Jabar 2026 Menyusut? Dedi Mulyadi: Jangan Panik, Itu Penyesuaian Sertifikat Prestasi
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya
-
Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor
-
Persib Bandung Bantai Kalteng FC dan Tempel Ketat Puncak Klasemen
-
Kecelakaan Maut di Bekasi: Rem Blong, Truk Molen Hantam Halte dan Tewaskan 6 Orang
-
Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain