Andi Ahmad S
Rabu, 24 Juni 2026 | 16:26 WIB
Petugas menggiring tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat Taufik Hidayat (tengah) setibanya di Polda Jabar, Bandung, Jawa Barat, Selasa (23/6/2026). [ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/nym]
Baca 10 detik
  • Taufik Hidayat mengakui telah menganiaya kekasihnya berinisial YTR hingga mengalami luka berat akibat pengaruh minuman keras.
  • Polda Jawa Barat menangkap pelaku di Kabupaten Bandung pada Selasa, 23 Juni 2026, setelah sempat buron.
  • Tersangka kini berada di Mapolda Jabar untuk menjalani pemeriksaan kesehatan serta proses hukum terkait tindak penganiayaan.

SuaraJabar.id - Taufik Hidayat mengakui aksi kejahatannya yang membuat wanita berinisial YTR (29) mengalami luka berat dan harus mendapat perawatan di rumah sakit.

Kebiasaan mengonsumsi minuman keras hampir setiap hari, diduga menjadi salah satu pemicu aksi kejahatan Taufik Hidayat terhadap YTR yang merupakan kekasihnya.

Hal itu terungkap, setelah Taufik Hidayat berhasil ditangkap jajaran Polda Jawa Barat, Selasa (23/6/2026), usai sempat buron beberapa hari.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan, mengatakan polisi berhasil meringkus tersangka di sebuah rumah yang ada di wilayah Kabupaten Bandung.

Setelah berhasil ditangkap, pihak kepolisian membawa tersangka ke Mapolda Jabar guna menjalani proses pemeriksaan.

Rudi menuturkan, petugas juga melakukan pemeriksaan kesehatan dan tes narkotika kepada Taufik untuk mengetahui ada tidaknya zat adiktif.

Hasil tes tersebut, menjukkan jika tersangka negatif menggunakan narkotika. Namun, Taufik mengakui jika dirinya sempat meminum minuman beralkohol.

"Kita melakukan pemeriksaan kesehatan untuk benar benar memastikan kondisi kesehatan tersangka," katanya di Mapolda Jabar.

"Kita melakukan tes narkoba hasilnya langsung dan negatif, tersangka mengakui memimun minuman keras," jelasnya.

Baca Juga: Kapolda Jabar Beberkan Kronologi Lengkap Detik-Detik Penangkapan Buron Taufik Hidayat

Berdasarkan pemeriksaan awal, pelaku mengakui melalukan penganiayaan terhadap kekasihnya hingga korban mengalami luka berat.

Kebiasaan mengonsumsi miras, diduga menjadi salah satu pemicu yang membuat pelaku tega melalukan kekerasan.

"Semua yang dia lakukan, dia mengakui, dan dia tadi sempat menyatakan bahwa dia juga menyesal karena ini dilakukan di bawah kesadarannya akibat konsumsi alkohol tadi itu," ungkapnya.

"Setiap hari konsumsi alkohol, selalu berdebat dan bercekcok dengan kekasihnya, dan terjadilah penganiayaan," ucapnya.

Kontributor : Rahman

Load More