Andi Ahmad S
Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:18 WIB
Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon saat peluncuran buku ‘Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung’ yang digelar di Parle Senayan, Jakarta, Minggu (15/2/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
Baca 10 detik
  • Kementerian Kebudayaan menata dan merevitalisasi sejumlah situs bersejarah di Kabupaten Bogor pada hari Selasa malam.
  • Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan situs tersebut diusulkan naik status menjadi Cagar Budaya Nasional.
  • Kemenbud juga membuka peluang kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mengembangkan ekosistem seni kontemporer.

SuaraJabar.id - Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) tengah menata sejumlah situs bersejarah di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, untuk diusulkan naik status menjadi Cagar Budaya Nasional. Langkah ini disertai dengan program revitalisasi guna menjaga keutuhan warisan sejarah di daerah tersebut.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menjelaskan, program ini mencakup pembuatan museum serta penataan situs-situs yang berpotensi menjadi warisan budaya dunia.

"Kami sedang merevitalisasi beberapa situs di Kabupaten Bogor, salah satunya mengangkat Batu Cianten dan membuat museum di sana. Ke depan, situs-situs ini akan kita tata agar dapat ditingkatkan statusnya menjadi Cagar Budaya Nasional," kata Fadli Zon di Cibinong, Selasa malam.

Ia menyebut sejumlah situs yang menjadi perhatian Kemenbud antara lain Situs Ciaruteun, Kebon Kopi 1, Kebon Kopi 2, Prasasti Jambu, serta temuan-temuan baru di kawasan Arca Domas.

Khusus Kebon Kopi 2, menurut dia, Kemenbud berencana membuat replika karena prasasti tersebut telah hilang.

Fadli menjelaskan pelestarian berbagai peninggalan sejarah tersebut merupakan bagian dari pengembangan potensi kebudayaan yang dimiliki Kabupaten Bogor.

Menurut dia, Kabupaten Bogor memiliki potensi besar untuk pengembangan berbagai jenis wisata, mulai dari wisata budaya, sejarah, religi, kuliner hingga wisata alam.

"Terutama yang wisata budaya, wisata sejarah, wisata religi, kita tentu di Kementerian Kebudayaan akan bekerja sama," ujarnya.

Ia menilai peninggalan sejarah dan budaya di Kabupaten Bogor perlu terus dijaga sekaligus dikembangkan agar dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Baca Juga: Peta Baru Jawa Barat Siap Terbentuk? Ini Daftar Lengkap 10 Calon Kabupaten yang Antre Mekar

Selain pelestarian warisan budaya, Kemenbud juga membuka peluang kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bogor dalam pengembangan ekosistem seni dan budaya kontemporer.

Fadli berharap Kabupaten Bogor dapat melahirkan lebih banyak sineas, komunitas sastra, pelaku seni pertunjukan, musisi hingga seniman seni rupa.

Ia bahkan membuka peluang penyelenggaraan festival film sebagai salah satu sarana pengembangan ekosistem kebudayaan di daerah tersebut.

"Saya tahu banyak talenta-talenta hebat juga dari Kabupaten Bogor. Nanti kita akan bekerja sama terutama di bidang kebudayaan," kata Fadli.

Pernyataan tersebut disampaikan Fadli usai menyaksikan Konser Kemerdekaan Gita Bahana Nusantara (GBN) 2026 di Lapangan Panahan Kompleks Stadion Pakansari, Cibinong.

Konser yang untuk pertama kalinya digelar di Kabupaten Bogor itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebelum GBN 2026 tampil di Istana Negara pada 17 Agustus.

Load More