- Satpol PP Kota Bandung dan instansi gabungan menertibkan 18 bangunan liar di Kecamatan Cicendo pada Selasa, 15 September 2026.
- Delapan bangunan dibongkar mandiri oleh pemiliknya, sedangkan 10 bangunan sisanya dibongkar langsung oleh petugas di lokasi.
- Penertiban bertujuan mengembalikan fungsi saluran air serta menata ruang publik secara bertahap oleh pemerintah daerah.
SuaraJabar.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali melakukan penertiban bangunan liar (bangli). Kali ini, sebanyak 18 bangunan yang berdiri di wilayah Kecamatan Cicendo ditertibkan.
Penertiban melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), perangkat kewilayahan, hingga unsur Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Kepala Seksi Ketertiban Umum Satpol PP Kota Bandung, Sukma Kencana, mengatakan dari 18 bangunan liar tersebut, sebanyak delapan bangunan telah dibongkar secara mandiri oleh pemiliknya setelah mendapat teguran dan peringatan dari pihak kewilayahan.
Sementara 10 bangunan lainnya dibongkar oleh petugas. Setelah pembongkaran, petugas juga langsung melakukan pembersihan material sisa bangunan.
"Total jumlah bangunan ada sekitar 18 bangli. Kemarin sudah dibongkar mandiri oleh pemilik bangli sekitar delapan bangli. Jadi, hari ini kita menertibkan 10 bangli dan melakukan pembersihan," kata Sukma, Selasa (15/9/2026).
Menurut Sukma, penertiban telah dipersiapkan sebelumnya oleh pihak kewilayahan melalui tahapan sosialisasi, pemberian surat teguran hingga peringatan kepada pemilik bangunan. Hal itu dilakukan agar proses penertiban berjalan kondusif.
Dalam pelaksanaannya, penertiban dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan sejumlah OPD, baik untuk pembongkaran maupun pembersihan lokasi.
"Ini kolaborasi. Hari ini kita menghadirkan Bina Marga dari provinsi, Satpol PP, DSDABM Kota Bandung, DLH dan pihak kewilayahan," jelasnya.
Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Bandung mengerahkan alat berat untuk mendukung proses pembongkaran sekaligus menangani pembuangan material sisa bangunan.
Baca Juga: Jangan Lewatkan, TPJF 2026 di Bandung Bakal Tampilkan Deretan Kolaborasi Ekslusif
Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bertugas membersihkan sampah yang ditinggalkan setelah proses penertiban.
Sukma menegaskan, penertiban bangunan liar akan terus dilakukan secara bertahap. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkot Bandung bersama Pemprov Jawa Barat untuk mengembalikan fungsi saluran air sekaligus menata ruang publik.
"Semangat Pemerintah Kota Bandung dan provinsi adalah mengembalikan fungsi saluran air. Jadi, tidak ada PKL yang permanen dan bangli itu secara perlahan, bertahap kita tertibkan semua," tegasnya.
Kontributor : Rahman
Berita Terkait
-
Jangan Lewatkan, TPJF 2026 di Bandung Bakal Tampilkan Deretan Kolaborasi Ekslusif
-
Hujan Abu Anak Krakatau Meluas Hingga Jabar, Material Pasir Halus Ditemukan Warga Bandung
-
Erupsi Anak Krakatau Diduga Picu Dentuman hingga Bandung Raya
-
Persib Bandung 'Terusir' dari Stadion Si Jalak Harupat, Ini Penyebabnya
-
Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman
-
Antisipasi Politik Uang dan Konflik, 600 Polisi Disiagakan Amankan Pilkades Serentak di Cianjur
-
Tak Lagi Bergantung pada DNA Salmon, PDRN Nabati Jadi Inovasi Baru Industri Skincare
-
Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat
-
Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer