SuaraJabar.id - Seorang driver ojek online (ojol) asal Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, diduga menjadi korban hipnotis oleh penumpangnya sendiri.
Driver ojol bernama Firman Agustiawan (34) semula berniat mengantarkan penumpangnya tersebut ke wilayah Cianjur karena diiming-imingi ongkos sebesar Rp 100 ribu.
Istri Firman, Erni Rahmayanti (28) menjelaskan, peristiwa itu bermula saat sang suami bertemu pelaku alias penumpangnya di depan Yogya Department Store Kota Sukabumi, Selasa (8/9/2020) sekira pukul 05.00 WIB.
"Suami saya ngalong (ngojek sampai malam), sekira pukul 05.00 WIB didatangi pelaku. Awalnya ngobrol biasa dulu, setelah itu dia minta anter offline ke Cianjur dengan diimingi ongkos Rp 100 ribu," kata Erni kepada sukabumiupdate.com--media jaringan Suara.com, Rabu (9/9/2020) kemarin.
Erni menjelaskan, setelah bertemu pelaku pada pukul 05.00 WIB, suaminya sempat pulang ke rumah untuk beristirahat. Tetapi saat suaminya itu kembali ke depan Yogya Department Store sekira pukul 09.00 WIB, ternyata pelaku masih ada di lokasi yang sama.
"Nganter ke Cianjur pukul 09.30 WIB, karena suami saya ngojek dulu. Selama menuju Cianjur, perjalanan berhenti, saat itu pelaku ke toilet di SPBU Sukalarang," tutur Erni.
Setelah berhenti di SPBU Sukalarang, perjalanan Firman dan pelaku kembali melanjutkan perjalanan menuju Cianjur. Sejurus kemudian, pelaku kembali meminta berhenti di depan salah satu minimarket sebelum wilayah Warungkondang Cianjur.
Pelaku kemudian berdalih meminjam motor Firman karena akan menjemput istrinya.
"Alasannya pelaku mau menjemput istrinya sebentar, tapi gak kembali lagi. Sadar gak sadar udah nyampe Warungkondang, dan motornya diambil oleh pelaku. Kata suami saya, motor dibawa oleh pelaku secara pelan-pelan tidak ngebut. Tapi suami saya tidak bisa apa-apa, gak bisa teriak, gak bisa gimana-gimana. Suami saya dalam kondisi linglung, pas sadar ketika ditanya oleh juru parkir di sana," beber Erni.
Baca Juga: 5 Pemuda Flores Jadi Korban Penipuan TKI, Pengacara Sebut Bupati Terlibat
Akibat peristiwa itu, Firman kehilangan motor merek Yamaha Vega R tahun 2005 warna hitam bernomor polisi B 6196 FXS. Firman juga mengaku telah melaporkan peristiwa yang menimpanya itu ke Polsek Warungkondang Cianjur.
Erni menyebut, ciri-ciri pelaku sempat berhasil diamankan berkat CCTV yang berada di SPBU Sukalarang. Dalam CCTV tersebut, tampak terduga pelaku seorang pria dengan rambut plontos dan berbusana serba hitam.
Berita Terkait
-
Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Penipuan Apa?
-
Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita
-
Teman Lama Tipu Suami Bunga Zainal Rp2,3 Miliar, Modus Bisnis Batu Bara Beri Janji Manis
-
Dana Umrah Hanania Group Diduga Buat Bayar Influencer, Polisi akan Periksa Keanu hingga Awkarin
-
Bukan Pemain Baru, Istri Pemilik WO Marwah Ternyata Residivis Penipuan Kelas Kakap
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23
-
Dedi Mulyadi Bantah Proyek Data Center Rp3,5 Triliun di Jatiluhur Terkendala Birokrasi
-
Dave Laksono: Reshuffle Kabinet Bagian dari Evaluasi dan Penataan
-
Bupati Karawang Tegaskan Mutasi ASN Tanpa Pungutan: Tak Ada Jual-Beli Jabatan
-
Dua Pelajar Terseret Ombak di Pantai Istiqomah, Satu Selamat, Satu Masih Dicari