SuaraJabar.id - Warga Martapura Kabupaten Banjar Kalimantan Barat (Kalbar) dihebohkan dengan temuan lafadz Allah di sebutir telur puyuh.
Telur langka tersebut kali pertama ditemukan Musadat (60), Warga Pangeran Abdurrahman, Gang Rahmat Abadi RT 23 Kelurahan Keraton pada Kamis (1/10/2020) siang.
Musadat, yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang telur puyuh masak, tidak menyangka akan menemukan telur puyuh betuliskan lafadz Allah.
Penemuan tersebut berawal saat dia akan mengupas beberapa butir telur burung puyuh. Namun, dia dikejutkan dengan satu telur puyuh yang akan dikupasnya.
"Ketika mau mengupas telur puyuh, saya kaget ada satu butir telur puyuh yang bertulisan lafal Allah," katanya seperti dilansir Kanalkalimantan.com - jaringan Suara.com.
Tak ingin telur puyuh tersebut rusak dan pecah, dia berinisiatif menaruhnya di dalam wadah plastik serta diberi alas kapas agar awet.
"Semoga telur puyuh nya tidak pecah dan bisa bertahan lama," harapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Empat Sekolah di Bandung Dapat Dukungan Program Literasi, Siswa Dikenalkan Mitigasi Bencana
-
Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan
-
Agus Suparmanto: Pemecatan oleh Mardiono Langgar AD/ART, Tak Disahkan Menkum
-
Ciamis Terima 15.600 Ayam Petelur, Produksi Telur Ditargetkan 780 Kg per Hari
-
Diteken di Bandung, Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan