SuaraJabar.id - BTS, boyband kenamaan asal Korea Selatan baru saja dikritik habis di China. Pasalnya, salah satu personel grup ini melontarkan pernyataan kontroversial. Ujung-ujungnya, iklan produk otomotif Hyundai pun ikut dihapus.
Kejadiannya, BTS menerima penghargaan dari sebuah organisasi asal Amerika Serikat untuk kontribusi mereka dalam mempererat relasi antara Korea Selatan dengan Negeri Paman Sam.
Nah, dalam kesempatan itu, salah satu anggota personel group yang memiliki fans berjuluk BTS ARMY itu memberikan pidato tidak mengenakkan.
Dalam konteks dengan hari kemerdekaan Korea, salah satu group member BTS menyebutkan "sejarah pedih" yang dirasakan masyarakat Korea Selatan serta Amerika Serikat.
"Acara Gala 2020 ini sangat berarti bagi kami, masyarakat Korea. Tahun ini, kami menandai peringatan 70 tahun Perang Korea. Kami akan selalu mengingat sejarah penderitaan yang dialami oleh kedua negara dan pengorbanan banyak lelaki dan perempuan," demikian bunyinya antara lain, seperti dikutip Suara.com, jaringan dari SuaraJabar.id, dari All K-Pop.
Di bagian inilah, komentar BTS itu memicu perdebatan sengit di media sosial China. Pasalnya Perang Korea melibatkan dua kubu, yaitu pihak Korea Selatan-Amerika Serikat, kontra Korea Utara-China.
"Kalau begitu seharusnya mereka tidak mencari makan di China," komentar seorang netizen yang marah-marah di platform Weibo.
"Jika ingin dapat duit dari penggemar BTS asal China, boyband ini harus mempertimbangkan perasaan negara kami," sambung netizen lainnya.
Sebagai catatan, saat ini hubungan diplomatik antara China dan Amerika Serikat memang tengah genting-gentingnya. Yaitu mulai strategi perang dagang, sampai rekayasa virus Corona yang disebarkan Negeri Tirai Bambu secara sengaja.
Baca Juga: Tak Sekadar Jadi Ide, Hyundai Berniat Suguhkan Mobil Transformer
Kritik-kritik menyerang BTS ini akhirnya membuat beberapa merek global yang terikat kerja sama menghilang dari akun resmi Weibo. Antara lain adalah merek mobil Hyundai, FILA, dan Samsung.
Soal kerja sama Hyundai Motor Company dan BTS, wujud konkretnya selain iklan adalah menggarap lagu-lagu bertemakan lingkungan hidup,dengan bahan bakar non-minyak bumi.
Yaitu mobil bertenaga hidrogen, Hyundai Nexo, yang bertajuk "Because of you". Dan satu lagi adalah produk murni Electric Vehicle atau EV Hyundai IONIQ, yaitu "IONIQ: I'm on it".
Dan kegiatan internasional terbaru mereka adalah menjadi pembicara dalam Sidang Umum PBB atau Persatuan Bangsa-Bangsa ke-75.
Ini adalah untuk kedua kalinya BTS berbicara di Sidang Umum PBB. Sebelumnya, mereka pernah berbicara di upacara peluncuran program Generasi Tanpa Batas UNICEF pada sidang umum ke-73 pada 2018.
Berita Terkait
-
Pemerintah Pamer Pertumbuhan Ekonomi RI Lebih Baik dari China-Jepang
-
Hyundai Garap Teknologi AI untuk Derek Beban Berat dan Off-Road
-
Ekonomi Digital RI Makin Menggiurkan, Hampir 90% Pasar Iklan Bakal Beralih
-
Toyota Kembali Jadi Merek Otomotif Paling Berharga di Dunia, BYD dan Hyundai Terkerek Naik
-
Tayang Besok, Sinopsis Sunshine Through the Rain: Dracin Romansa Remaja
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi
-
Bidpropam Polda Jabar Turun Tangan Usut Dugaan Pelanggaran di Polres Sukabumi
-
Persib Ukir Sejarah di Australia
-
Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia
-
Dua Jasad Korban Mutilasi Madiun Teridentifikasi, Keluarga Terbang ke Bogor Antar Pemakaman