SuaraJabar.id - Polisi berjanji akan mengusut tuntas terbakarnya mobil pikap pengangkut tabung gas elpiji 3 kilogram di SPBU Ciwalen, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, Kamis (22/10/2020) sore. Penyelidikan kasus ini lantaran ada dugaan kelalain yang mengakibatkan mobi pikap pengakus gas melon itu terbakar.
Tiga saksi sudah dipanggil dimintai keterangan, yakni tiga pegawai SPBU Ciwalen. Mereka mengetahui detik-detik kebakaran dan meledaknya mobil pengangkut gas melon tersebut.
Kapolsek Warungkondang Kompol Surachman mengatakan, akan mengusut tuntas kejadian tersebut. Bahkan ketiga saksi telah memberikan keterangan perihal awal dan sebab kebakaran.
“Kami akan usut tuntas, karena ini membahayakan masyarakat. Kita sudah panggil tiga saksi, semuanya telah memberikan keterangan,” kata Surachman kepada Ayobandung.com--media jejaring Suara.com saat dihubungi melalui telepon, Jumat (23/10/2020).
Surachman menuturkan, hasil penyelidikan sementara dari sejumlah saksi dan bukti di lokasi kejadian menunjukkan ada beberapa temuan yang mengarah kepada tindakan pidana.
“Sementara ini yang pasti saja bisa kena pasal 188 KUHP, karena kebakaran ini disebabkan kelalaian pengemudi,” katanya.
Yang menjadi sorotan polisi salah satunya, jenis kendaraan tersebut bukan khusus untuk mengangkut gas elpiji 3 kilogram. Kendaraan itu diketahui mengangkut gas melon sebanyak 45 tabung.
“Kan mengangkut tabung gas elpiji ini harus khusus, mengingat gas ini berbahaya jika diangkut sembarangan,” ujarnya.
Baca Juga: Waduh, Harga Gas Elpiji 3 Kilogram di Mamuju Capai Rp 45 Ribu per Tabung
Berita Terkait
-
Diduga Untung Rp 6,8 Juta per Hari, 2 Tersangka Penyelewengan LPG Subsidi di Tangerang Diringkus
-
Bongkar Praktik Oplos Gas Subsidi, Polisi Grebek 4 Lokasi di Bekasi, Jakbar dan Jaksel
-
Sejumlah Pejabat Tinggi ESDM Dicopot Diganti Sosok Baru, Imbas Polemik Gas Melon?
-
Gas Melon Picu Perang Dingin Gerindra-Golkar? Rocky Gerung Bongkar Potensi Keretakan Kabinet Prabowo
-
Padahal Telan Korban Jiwa, Bahlil Lahadalia Diduga Malah Bercanda Kisruh Gas Subsidi
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Menteri Tegaskan Bandung Harus Punya Pabrik Listrik dari Sampah
-
Sudah Kehilangan Anak, Ibu Kandung di Sukabumi Kini Diteror dan Diancam Diam
-
Rumah Anggota DPRD Wawan Hikal di Puncak Nyaris Dibobol Maling Jelang Sahur
-
Banjir Karawang Bukan Sekadar Faktor Alam, Dedi Mulyadi Soroti Kualitas Tanggul yang Seadanya
-
Kunjungi Ponpes Fathul Ma'ani, Momen Kaesang Pangarep Main Kuis dengan Santri