SuaraJabar.id - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan bahwa salah satu cara untuk memperbaiki kondisi ekonomi yang terdampak pandemi adalah dengan meningkatkan daya beli masyarakat.
Dalam situasi ekonomi yang sulit, Ridwan Kamil mengatakan daya beli menurun drastis. Kondisi ini menyulut lesunya sektor perdagangan dan membuat banyak pelaku UMKM gulung tikar.
Sektor perdagangan yang lesu tidak hanya berdampak pada pelaku UMKM. Pelaku usaha dengan kapital lebih besar dari UMKM pun dapat terimbas.
Sehingga tak jarang mereka mengurangi beban operasional dengan memangkas jumlah pekerja. Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pun terjadi.
Menghadapi situasi ini kata Ridwan Kamil, masyarakat menengah ke atas dapat berkontribusi memperbaiki keadaan.
"Dalam ekonomi sulit ini perdagangan turun drastis dan UKM banyak yang tutup dan PHK, hanya anda lah kelas menengah atas yang akan menjadi pahlawan dengan menggerakkan ekonomi saat ini yang minus," tulis Ridwan Kamil dalam akun Instagram-nya.
"Menabungnya nanti aja dulu, niat perbanyak belanja sambil menolong, tapi bukan untuk hidup boros atau berlebihan," tulisnya.
Namun Ridwan Kamil mengingatkan agar aktivitas belanja dilakukan di warung kecil atau UMKM.
Selain masyarakat kelas menengah ke atas, Ridwan Kamil mengatakan pemerintah juga berupaya meningkatkan daya beli masyarakat kelas menengah ke bawah. Caranya dengan memberi stimulus beragam bantuan bagi mereka.
Baca Juga: Pembuang Sampah di Kalimalang: Dipenjara 6 Bulan, Denda Rp 50 Juta
"Mari semangat jadi pahlawan dengan rajin belanja. Ibu-ibu siaap??," tukas Ridwan Kamil.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Habisi Satu Keluarga Termasuk Bayi 8 Bulan di Indramayu, Terdakwa Ririn Dituntut Hukuman Mati
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa