SuaraJabar.id - Pembangunan rumah layak huni bagi keluarga Sri Mulyani diinisiasi oleh Brigadir Polisi Sugiarto.
Namun, Sugiarto mengatakan, masih ada banyak pihak di balik pembangunan rumah layak huni bagi keluarga Sri Mulyani beserta suaminya, Dadang Jaka Umbara dan kedua buah hati mereka.
Kepada sukabumiupdate.com-jaringan suara.com, Sugiarto mengungkapkan upaya itu tak akan terwujud tanpa bantuan dari semua elemen, stakeholder, termasuk masyarakat. Namun, ia menyebut salah satu figur yang tak kalah berperan penting, yakni Sertu Rahmat Karyadin.
"Terutama atas peran serta dan kesigapan rekan dari Koramil Jampang Tengah, khususnya Babinsa Desa Jampang Tengah, Sertu Rahmat Karyadin," beber Sugiarto saat diwawancarai, Rabu (4/11/2020).
Sri Mulyani bersama keluarganya sebelumnya tinggal di kandang domba. Kini mereka telah tinggal di rumah baru, di Kampung Jelebud RT 04/02 Desa Jampang Tengah, Kecamatan Jampang Tengah.
Sugiato menceritakan, jauh sebelum rumah itu dibangun, ia dan Sertu Rahmat saat itu bersepakat untuk merencanakan pembangunan, lalu ke proses pengerjaan, sampai melakukan penggalangan dana.
"Diawali laporan warga, kami bersama Babinsa Desa Jampang Tengah bergerak ke lapangan. Dan alhamdulillah akhirnya keluarga Edo (sapaan akrab Dadang Jaka Umbara) bisa menghuni rumah baru yang layak huni. Saya ucapkan terima kasih kepada pimpinan, semua pihak dan para donatur," kata Sugiarto.
Sementara itu, saat diwawancarai, Babinsa Desa Jampang Tengah, Sertu Rahmat Karyadin mengatakan bahwa pembangunan rumah warga ini hasil gotong royong, budaya kerja sama dari para pendahulu yang perlu dilestarikan.
"Kurang lebih 4 mingguan kami bergotong royong membangun rumah keluarga Edo. Yang gotong royong itu ada yang menyumbangkan materi, pikiran dan tenaga untuk membantu sesama yang kurang mampu," pungkasnya.
Baca Juga: Pemerintah Beri Stimulan Perumahan agar Warga Tinggal di Rumah Layak Huni
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku