SuaraJabar.id - Pegiat sosial Kota Sukabumi, Kristiawan Saputra mengaku menjadi salah satu pihak yang menolak kedatangan Ade Londok ke kotanya.
Bukan tanpa alasan, Kristiawan mengatakan Ade Londok kerap berkata kasar sehingga dikhawatirkan menjadi pengaruh buruk bagi anak-anak di Sukabumi.
"karena saya melihat beberapa video Ade Londok itu tidak baik dan banyak ditiru anak-anak termasuk anak saya. Jadi saya kesal," katanya, Kamis (5/11/2020).
Kristiawan mengaku mencoba mengkampanyekan tolak Ade Londok ini di sosial media. Responnya cukup positif, banyak warga Sukabumi yang sejalan dengan pemikirannya.
Bahkan, Rumah Makan Mang Su'eb rela membatalkan undangan Ade Londok. Padahal pihak penyelenggara sudah menyetor sejumlah uang pada Manajemen Ade Londok untuk uang muka.
Awalnya, pemilik Rumah Makan Mang Su'eb ingin mengundang Ade Londok untuk menjadi pengisi acara kegiatan launching rumah makan itu.
Namun setelah melihat perkembangan di media sosial mengenai banyaknya warga Sukabumi yang tak simpatik pada Ade Londok, ia membatalkan undangan tersebut.
Pembatalan dilakukan di pagi hari pada hari H. Ade Londok sendiri saat itu sedang dalam perjalanan menuju lokasi acara dan sudah sampai di Cianjur yang berjarak kurang dari satu jam perjalanan dari Sukabumi.
"Akhirnya manajemen Mang Su'eb juga membatalkan," imbuh Kristiawan.
Baca Juga: Profil Pelawak Malih Terlengkap
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat
-
Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong
-
Nonton Pestapora 2026 Makin Praktis, Ada Cashback 20 Persen Pakai QRIS BRImo
-
Daftar Narapidana yang Diduga Dapat Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
-
Hadapi Musim Influenza A, Pentingnya Vaksinasi dan Menyiapkan Kebutuhan Kesehatan di Rumah