SuaraJabar.id - Sebanyak 57 santri Pondok Pesantren Unggul Al-Bayan Cibadak, Kabupaten Sukabumi terkonfirmasi positif Covid-19. Hasil ini diketahui setelah pihak pesantren melakukan tes usap PCR kepada 318 santri mereka.
Pimpinan Pondok Pesantren Unggul Al-Bayan Heriyanto mengatakan, PCR tersebut dilaksanakan pada Rabu (4/11/2020). Hasilnya keluar pada Kamis (5/11/2020) sekira pukul 15.00 WIB. Tes swab PCR itu dilakukan oleh laboratorium RS Bhayangkara Brimob.
"Adapun hasil swab PCR sementara dapat kami sampaikan bahwa sebanyak 57 santri terkonfirmasi positif Covid-19 dan kondisi santri tersebut pada saat ini sehat wal afiat," kata Heriyanto melalui keterangan tertulisnya dilansir Sukabumiupdate.com-jaringan Suara.com, Jumat (6/11/2020).
"Laki-laki saja. Perempuan di Salabintana gak ada masalah," tambahnya.
Heriyanto menuturkan, berdasarkan koordinasi dengan berbagai pihak terkait termasuk Satgas Penanganan Covid-19 dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, pihaknya menetapkan bahwa kegiatan belajar tatap muka diberhentikan.
"Santri yang terkonfirmasi positif akan melakukan karantina mandiri di asrama sekolah di bawah pengawasan Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi. Sementara santri yang dinyatakan negatif Covid-19 akan kembali ke daerah asalnya masing-masing. Untuk selanjutnya kegiatan belajar akan dilakukan secara daring," jelasnya.
Heriyanto mengungkapkan, sejak awal pandemi, pihaknya telah membentuk Tim Satgas Covid-19 yang bertugas menyusun dan menerapkan langkah-langkah mitigasi dengan mengacu pada protokol penanganan Covid-19 yang diterbitkan oleh pemerintah. Tak hanya itu, pihaknya juga melakukan monitoring dan mengambil langkah lebih lanjut yang diperlukan sesuai dengan perkembangan situasi yang terjadi.
"Sampai saat ini kami prediksi ada beberapa celah (sumber penularan). Pertama, anak-anak kegiatan osis mengundang vendor dari luar. Protokol ketat di pintu satpam namun selama berkegiatan gak terkontrol. Kami mengundang perwakilan lembaga untuk berbakti sosial. Lalu ada beberapa siswa sakit, periksa ke dokter klinik atau rumah sakit luar," kata Heriyanto.
Heriyanto memaparkan sejumlah langkah pencegahan yang telah pihaknya lakukan antara lain memastikan ketersedian fasiltas cuci tangan di berbagai tempat di lokasi sekolah dan asrama.
Baca Juga: Asistennya Positif COVID-19, Iker Lecuona Batal Ramaikan MotoGP Eropa
Pihaknya juga memastikan ketersediaan fasilitas pengukur suhu dan melakukan pengaturan jaga jarak di berbagai fasilitas sekolah dan asrama serta seluruh guru dan karyawan dilakukan rapid test dengan hasil non reaktif sebelum awal proses tatap muka dan kedatangan santri pertama kali ke asrama.
Seluruh santri yang datang pada saat awal pertama kali dilakukan rapid test dan hanya nonreaktif yang dapat mengikuti proses belajar tatap muka.
Pesantren juga melakukan pengecekan suhu kepada setiap orang yang masuk lingkungan sekolah dan asrama. Mereka melarang kunjungan dari orang tua santri selama masa pandemi.
Selain itu, semua orang di lingkungan pesantren wajib memakai masker. Untuk meningkatkan imunitas, mereka memberikan makanan tambahan kepada seluruh santri.
"Melakukan rapid test (antigen) ulang kepada seluruh guru dan memastikan seluruh guru dan karyawan non reaktif Covid-19. Memberikan penyuluhan secara rutin kepada seluruh santri, guru, dan karyawan terkait pelaksanaan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak)," jelasnya.
"Semoga ananda yang terkonfirmasi tersebut segera sembuh dan dapat beraktivitas kembali seperti sediakala. Berkaitan dengan adanya kejadian santri terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut, kami telah melakukan proses disinfeksi di seluruh area serta menghentikan aktivitas proses belajar mengajar sementara waktu," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Lindungi Publik dari Praktik Abal-abal, BNSP Sahkan Lembaga Sertifikasi Sulam Pertama di Indonesia
-
Ibu Tiri Usia 19 Tahun di Bekasi Siksa Anak Sambungnya Hingga Tewas
-
Pemprov Jabar Resmi Kawinkan 13 SMK Maung dengan Puluhan Industri
-
Ogah Buru-buru Aktifkan SPP SMA/SMK, Dedi Mulyadi Pilih Benahi Pengelolaan Dana BOS
-
Dari Negeri Rantau ke Pesisir Indramayu, Rosyidah Bangun Usaha Olahan Laut Bersama BRI