SuaraJabar.id - Atep Ahmad Rizal alias Atep resmi maju sebagai bakal Calon Wakil Bupati (Cawabup) Kabupaten Bandung di Pilkada 2020. Legenda Persib Bandung tersebut diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Peresmian Atep maju jadi Cawabup Kabupaten Bandung sebetulnya sudah sejak Agustus. Kala itu Ketua DPP Bidang Politik PDIP, Puan Maharani menyampaikan secara langsung lewat virtual dari kediaman Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/8/2020).
Atep akan disandingkan dengan kader PDI Perjuangan, Yena Rohaniah Iskandar sebagai bakal Calon Bupati (Cabup) Kabupaten Bandung. Pasangan Yena Rohaniah-Atep akan menggunakan nomor urut 2 sesuai dengan hasil undian KPU, Kamis (24/9/2020).
Dalam misi maju di Pilkada 2020 ini, Atep mengaku sudah mendapat dukungan dari Bobotoh. Bahkan rekan-rekannya di Persib Bandung juga ikut mendukung.
''Bobotoh banyak yang suport (sebagai bakal Calon Wakil Bupati Bandung)," ujar Atep beberapa waktu lalu, dikutip dari Ayobandung.
''Sejumlah sahabat saya di Persib sekarang juga banyak yang mendukung, termasuk mantan pemain. Itu yang menguatkan saya sampai saat ini," imbuhnya.
Dukungan yang didapat Atep bisa dibilang wajar. Sebab pemain yang dijuluki Lord Atep itu diketahui sudah menjadi ikon bagi Bobotoh karena sudah berseragam Persib selama 10 musim.
Meski dalam catatan kariernya, Atep sempat bergabung dengan rival Persib yakni Persija Jakarta pada 2004-2008. Namun gelandang kelahiran Cianjur akhirnya memilih kembali ke kampung halaman dan bergabung ke Persib Bandung pada musim 2008/2009.
Kini, Atep terpantau masih aktif bermain. Ia dikabarkan bergabung dengan klub PSKC Cimahi yang akan tampil di Liga 2 2020 yang rencananya akan bergulir awal tahun depan setelah Pilkada 2020 rampung.
Baca Juga: Beckham Minta Bayu Mohamad Fiqri Tak Terbuai Pujian Bobotoh
Lebih lanjut, Atep mengatakan punya alasan tersendiri mengapa mengikuti politik praktis. Mengingat pengalamannya terjun di dunia politik sangat minim.
"Panjang kalau dijelaskan. Tapi secara singkat, memang ada beberapa tawaran untuk menjadi wakil bupati,'' ungkap Atep.
Namun, tawaran tersebut kebanyakan dari tokoh-tokoh di kota kelahirannya, Cianjur. Tawaran tersebut selalu ditolak Atep.
"Awalnya saya pikir karier sepak bola saya masih panjang. Makanya saya tolak tawarannya. Tapi sekarang saya memasuki pensiun dari sepak bola, memberi sesuatu kepada Persib sudah, bahkan bisa mempersembahkan juara liga, tinggal memberi pengabdian kepada masyarakat," lanjut pemain 35 tahun itu.
"Selama ini, ada hal yang belum tersentuh secara maksimal, padahal potensinya besar dalam olahraga. Kabupaten Bandung memiliki Si Jalak harupat, tapi selama 20 tahun terakhir dalam Porda Kabupaten Bandung tidak masuk dalam 5 besar," tegas Atep.
Berita Terkait
-
Persib Rilis Jersey Khusus ACL 2, Bawa Identitas Bandung dan Indonesia ke Panggung Asia
-
Lawan Persib, FC Seoul Pilih Rotasi Besar-besaran hingga Turunkan Pemain SMA
-
Persija Harus Angkat Kaki dari Stadion GBK Usai Kalahkan Persib, Ini Kata Erick Thohir
-
Media Kroasia: Debut Gila Ivan Mamut, Baru Datang Langsung Bikin Malu Juara Liga Indonesia
-
Bulu Kuduk Ivan Mamut Merinding di GBK, 16 Menit Kemudian Jadi Pahlawan Persija
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Rayakan Musim Baru PERSIB, bank bjb Kasih Diskon Rp50 Ribu untuk Bobotoh
-
BRI Buktikan Komitmen di Dunia Olahraga, Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan
-
Kebakaran Lahan di Ciumbuleuit Bandung Diduga Dipicu Sampah Ilegal, Farhan Dorong Penyelidikan
-
Gedor Wilayah Cicendo, Tim Gabungan Kota Bandung Eksekusi 18 Bangunan Liar demi Penataan Ruang