SuaraJabar.id - Foto dan video yang menayangkan warga memakai kostum pocong serta menggotong keranda mayat viral di media sosial. Jangan salah kira, kalau yang dilakukan warga tersebut bukan dalam rangka pesta hallowen.
Tetapi, warga tersebut sedang menjalani sanksi sosial, lantaran tidak memakai masker.
Peristiwa itu dibenarkan Kapolsek Limo AKP Daru saat dikonfirmasi pada Rabu (11/11/2020).
Daru mengatakan, sanksi sosial bagi warga yang kedapatan tidak memakai masker itu terjadi di Jalan Raya Pangkalan Jati, Cinere, Kota Depok.
"Iya benar (gotong keranda mayat dan pakai kostum pocong). Itu kita sedang Operasi Yustisi gabungan anggota Polsek Limo, petugas Kelurahan Pangkalan Jati, dan Pol PP,” ujarnya seperti dilansir Suarajakarta.id.
Daru juga berharap dengan sanksi sosial ini bisa menciptakan efek jera bagi warga Depok yang tak memakai masker di luar rumah.
"Tujuan kita para pelanggar yang masih tidak menggunakan masker dengan sanksi sosial, supaya dapat membuat efek jera dan takut dengan ada Pandemi Virus Covid-19, ketimbang sanksi sosial menyanyikan lagu dan (lafalkan) Pancasila tidak ada efek jera" ungkapnya.
Lebih lanjut, kata dia, dalam operasi kali ini ada sebanyak 20 orang baik itu pengendara motor maupun pejalan kaki yang terjaring dalam Operasi Yustisi.
Selain dihukum memakai kostum pocong dan menggotong keranda mayat, ada juga pelanggar masker di Depok yang dikenai sanksi denda sebesar Rp 50 ribu.
Baca Juga: Viral Warga Cinere Depok Dihukum Pakai Kostum Pocong, Tak Pakai Masker
"Bayarnya ke Satpol PP Kecamatan Cinere," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Habisi Satu Keluarga Termasuk Bayi 8 Bulan di Indramayu, Terdakwa Ririn Dituntut Hukuman Mati
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa