SuaraJabar.id - Mayat pria berbusana hitam hiam yang ditemukan di laut ujung genteng pada Jumat (13/11/2020) kemarin, ternyata seorang mahasiswa. Pria tersebut bernama Tri Putra bin Purwanto (27), tinggal di Kampung Bangbayang Selatan, Kelurahan Sekeloa Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat.
Setelah mendapat kabar penemuan jenazah pria yang mengantongi STNK motor Honda D 4184 LV warna hitam silver, STNK atas nama Ilyas Muntaha warga Kampung Bangbayang Selatan No 58 157 D RT 001/009 Sekeloa Coblong Bandung, pihak keluarga langsung datang ke RSUD Jampang Kulon Sukabumi pada Jumat malam
“Yang datang itu pemilik motornya yaitu Ilyas Muntaha kakak ipar korban,” ucap Kapolsek Ciracap, AKP Solikhin seperti dikutip dari sukabumiupdate.com - jaringan Suara.com, Sabtu (14/11/2020).
Setelah memastikan jika jenazah tersebut adalah Tri, pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi atas jenazah Tri.
"Keluarga membuat surat pernyataan menolak untuk dilakukan autopsi," terang Kapolsek Ciracap.
"Jenazah dibawa ke rumah duka di Bandung pada Sabtu (14/11/2020), sekira pukul 04.00 WIB, dengan menggunakan ambulan RSUD Jampangkulon," sambung AKP Solikhin.
Polisi juga melakukan serah terima sejumlah barang bukti kepada Ilyas Muntaha Aiba. Polisi menyerahkan motor, STNK, dompet, uang 37 ribu, dan HP android merek Xiomi.
Polisi belum memberikan penjelasan lebih jauh, terkait maksud dan tujuan korban datang ke Sukabumi.
Seperti diberitakan sebelumnya, korban ketahui oleh warga datang ke kawasan Pantai Ujunggenteng pada Rabu (11/11/2020) sekitar pukul 11.00 WIB.
Baca Juga: Tangan Terikat, Geger Mayat Bertato Mickey Mouse Tertimbun Tumpukan Sampah
Menggunakan sepeda motor merek Honda plat Nomor D 4184 LV warna hitam silver. Rabu sore Korban datang ke masjid Al-Barokah Ujung Genteng, sempat menunaikan sholat dan hingga terakhir dilihat oleh warga setempat sekira pukul 23.00 WIB.
"Sempat menanyakan kios bensin. Tapi saat itu sudah tidak terlihat lagi di masjid, ada yang bilang pergi ke arah pantai lokasi korban ditemukan oleh pemancing pada hari Jumatnya,” ungkap salah seorang warga Ujung Genteng.
Berita Terkait
-
Deti-detik Pembunuhan Remaja di Ladang Jambu dengan 42 Tusukan
-
Tewas di Tumpukan Sampah, Keluarga Mayat Bertato Mickey Mouse Dicari Polisi
-
Tangan Terikat, Geger Mayat Bertato Mickey Mouse Tertimbun Tumpukan Sampah
-
Stres karena Hidup Susah, Indra Bakar Diri usai Guyur Badan Pakai Bensin
-
Bakar Diri Diduga Depresi, Ini Identitas Jasad Pria Hangus di Gunung Sahari
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara
-
5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif
-
Mahasiswa Geruduk Kejari dan PN Bogor, Pertanyakan Penanganan Perkara Julia binti Djohar Tobing
-
Skandal Iklan Bank BJB: Lima Tersangka Ditetapkan, KPK Kebut Hitung Kerugian Negara
-
Viral Air Minum Aquviva! Berawal Murah Meriah, Kini Diprotes Konsumen Diduga Rasa Air Keran