SuaraJabar.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya meminta warga untuk mewaspadai cuaca ekstem di kawasan Priangan Timur.
Cuaca ekstrem yang kini tengah melanda Priangan Timur tidak terkecuali Kota Tasikmalaya rawan menyebabkan bencana alam seperti pohon tumbang, rumah ambruk, dan longsor.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tasikmalaya, Ucu Anwar mengatakan, di samping bencana alam tanah longsor, rumah ambruk, dan pohon tumbang, kini masyarakat harus waspada terhadap terjangan angin puting beliung seperti halnya yang terjadi beberapa waktu lalu di Kabupaten Ciamis.
"Masyarakat harus waspada dalam artian ketika langit dalam kondisi terang dan ujug-ujug (tiba-tiba) ada awan menghitam dan langit menjadi gelap, ada kemungkinan akan terjadi angin puting beliung," ujar Ucu, Selasa (17/11/2020).
Menurutnya, sejauh ini pihaknya belum menerima laporan adanya bencana alam yang terjadi di Kota Tasikmalaya kendati curah hujan cukup tinggi.
"Saya mengimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan dengan potensi bencana alam yang bisa saja terjadi dampak dari cuaca ekstrim akibat fenomena alam La Nina," ucapnya.
Ia menambahakan, kondisi Kota Tasikmalaya saat ini dalam keadaan kondusif dari bencana alam. Kendati demikian pihak terus siaga dan melalukan patroli ke wilayah-wilayah yang rawan terjadinya bencana alam seperti tanah longsor.
"Petugas dan relawan siaga tangguh bencana di tiap kelurahan selalu siap siaga serta memonitor di wilayahnya masing-masing untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur
- Indonesia Masuk Nominasi AFC Awards 2026, PSSI Bersaing dengan Kamboja dan Myanmar
- 4 Slip On Lokal Terbaik Menurut Review Pengguna, Empuk Buat Jalan Jauh hingga Jogging
Pilihan
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
-
Singapura Bongkar 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla, Ini Daftar Lengkapnya
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
Terkini
-
Buky Wibawa Pimpin PSSI Jabar, Erick Thohir: Bangun Sepak Bola Butuh Persatuan
-
BGN Usut Kasus Dugaan Penganiayaan KPPG Bogor
-
IRT di Sukabumi Ditemukan Tewas, Motor Hilang, Pesan Terakhir Jadi Teka-teki
-
Dampak Gempa Gunung Salak Rusak 349 Bangunan, Wilayah Bogor Terparah
-
Tanpa Hujan dan Angin, Rumah Warga Ciamis Mendadak Ambruk, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta