SuaraJabar.id - Putri dan menantu Habib Rizieq Shihab, Syarifah Najwa Shihab dan Irfan Alaydrus mangkir dari panggilan polisi. Keduanya sedianya dimintai keterangan terkait kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan dalam acara pernikahannya.
Terkait itu, pengacara FPI, Aziz Yanuar, mengatakan tidak hadirnya Najwa Shihab dan Irfan Alaydrus penuhi panggilan Polri untuk klarifikasi lantaran sedang ada keperluan. Namun, Aziz tak merinci keperluan apa yang dimaksud.
"Alasannya (mangkir) karena mereka ada keperluan, kemarin panitia juga kalau bisa, sudah datang kan penuhi panggilan?" kata Aziz melalui pesan singkat kepada Suara.com, Selasa (24/11/2020).
Aziz menegaskan, putri dan menantu Rizieq tersebut siap hadir jika memang situasinya memungkinkan. Ia menilai panggilan Polri untuk klarifikasi tersebut baru sekali dilayangkan.
"Jika kita bisa hadir insya Allah hadir. Undangan baru sekali jadi itu saja sudah keliru, bukan berkali-kali," ungkapnya.
Lebih lanjut, Aziz mengatakan, panggilan klarifikasi yang disampaikan Polri tersebut sifatnya hanya sebatas undangan. Untuk itu, apabila mangkir pada undangan yang sebelumnya dilayangkan dinilainya wajar.
"Sebabkan itu hanya undangan bukan panggilan," tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Awi Setiyono berharap putri dan menantu Rizieq Shihab, Syarifah Najwa Shihab dan Irfan Alaydrus dapat memenuhi penggilan penyidik untuk diklarifikasi sebagai saksi terkait kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan dalam acara pernikahannya.
Awi menjelaskan bahwa panggilan penyidik terhadap keduanya itu bersifat undangan klarifikasi untuk melengkapi proses penyelidikan. Sehingga, tak ada paksaan atau upaya pemanggilan paksa apabila mereka mangkir sebanyak dua kali.
Baca Juga: Penampakan Karangan Bunga Ucapan Selamat untuk Kapolda Irjen Fadil Imran
"Penyelidikan ini sifatnya mengundang, kita berharap kalau yang bersangkutan mempercayai negara ini adalah negara hukum ayo kita dudukan bersama-sama datanglah untuk diklarifikasi," kata Awi di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (23/11/2020).
Menurut Awi, apabila Najwa dan Irfan tidak hadir memenuhi undangan penyidik itu justru akan merugikan diri mereka sendiri. Sebab, undangan tersebut sesungguhnya kesempatan bagi mereka untuk mengklarifikasi kejadian yang sesungguhnya.
"Jangan sampai nanti yang bersangkutan dirugikan sendiri. Karena memang saksi ini diundang untuk kesaksian masing-masing. Itu yang kita harapkan," katanya.
Najwa dan Irfan sebelumnya juga mangkir dari penggilan penyidik Subdit I Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Pasangan suami-istri yang baru menikah itu sedianya telah dijadwalkan untuk diperiksa pada Jumat (20/11) lalu.
Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan penyidik sedianya telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap tujuh orang saksi. Namun, hanya dua saksi yang hadir memenuhi panggilan penyidik, yakni Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Kepala BPBD DKI Jakarta.
"Sedangkan yang tidak hadir lima orang dan belum ada konfirmasi adalah HA, humas FPI, kedua NS (Najwa Shihab) pengantin wanita, kemudian MI (Muhammad Irfan) pengantin pria, kemudian I sebagai orang yang diminta untuk menyewa tenda. Dan HA bin A statusnya tidak tahu tapi adalah bagian dari keluarga MRS atau HRS (Habib Rizieq)," kata Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (20/11).
Berita Terkait
-
Dalih Mangkir Pemeriksaan, Putri dan Mantu Rizieq Ngaku Sibuk Habis Nikah
-
Ada Keperluan Lain, Alasan Mantu dan Putri Rizieq Mangkir Diperiksa Polisi
-
Jabar Bakal Bebas Spanduk Ilegal, Termasuk Baliho Habib Rizieq
-
Pemuda Bogor Maki-maki Brimob saat Bongkar Baliho Habib Rizieq
-
Fadli Zon Ungkap Alasan Habib Rizieq Seharusnya Dirangkul Bukan Dimusuhi
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Empat Sekolah di Bandung Dapat Dukungan Program Literasi, Siswa Dikenalkan Mitigasi Bencana
-
Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan
-
Agus Suparmanto: Pemecatan oleh Mardiono Langgar AD/ART, Tak Disahkan Menkum
-
Ciamis Terima 15.600 Ayam Petelur, Produksi Telur Ditargetkan 780 Kg per Hari
-
Diteken di Bandung, Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan