SuaraJabar.id - Rumah Sakit UMMI Kota Bogor terancam ditutup. Sebabnya, mereka tidak melaporkan pelaksanaan swab tes Habib Rizieq Shihab.
Hal ini disampaikan Ketua Bidang Penegakan Hukum dan Pendisiplinan Satgas Covid-19 Kota Bogor Agustiansyah.
"Rumah sakit mempunyai kewajiban melaporkan setiap pasien yang dirawat di rumah sakit, pihak RS belum ada respons apapun tapi kami sampaikan di Perwali PSBMK Kota Bogor setiap pihak yang menghalangi penegakan peraturan dalam penegakan Covid-19 dapat dikenakan sanksi sampai maksimalnya penutupan izin operasional," kata Agus, seperti dilaporkan Ayobogor.com-jejaring Suara.com, Minggu (29/11/2020).
Dia mengatakan sesuai aturan PSBMK Kota Bogor pihak RS Ummi juga bisa dikenakan denda maksimal Rp50 juta. "Denda maksimal 50 juta juga bisa, tapi kita kaji dulu antara denda atau penutupan izin operasional," katanya.
Dia mengatakan, Satgas Covid-19 Kota Bogor juga melaporkan Dirut Rumah Sakit Ummi kepada Polresta Bogor Kota akibat tidak melaporkan pelaksanaan swab test Habib Rizieq.
"Saya selaku ketua melaporkan Dirut RS Ummi ke Polresta Bogor kota dengan aduan yang bersangkutan bersama rekannya menghambat dan menghalangi upaya penanggulangan penyakit menular," ujar Agustiyansyach.
Agus mengatakan, Dirut RS UMMI dinilai menghalangi tugas Satgas sebab tidak menyampaikan informasi yang utuh terkait pelaksanaan tes swab Habib Rizieq.
"Informasi yang disampaikan oleh RS tidak utuh sehingga ada kesan menghambat tugas kami," kata Agus.
Baca Juga: FPI Tak Tahu Keberadaan Imam Besarnya Usai Kabur dari RS UMMI Bogor
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Persib vs PSM Makassar: 6 Poin Penting Pesan Pak Haji Umuh untuk Jaga Tahta Klasemen
-
'Satu Foto Sejuta Cerita' Dedie A. Rachim Terpukau oleh Karya Jurnalistik di APFI 2026
-
Tanpa Bojan Hodak dan Dua Pilar Asing, Bos Umuh Tuntut Persib Tetap Bermental Juara
-
Terungkap! Pembunuhan Pelajar di Bantaran Citarum: Pisau Dapur Sudah Disiapkan Pelaku
-
Demi Motor, Kakak Kelas di Karawang Tega Habisi Nyawa Pelajar 15 Tahun Secara Berencana