SuaraJabar.id - Di Jepang, mobil mungil atau jenis Kei Car memiliki penggemar tersendiri. Karena kecil, mobilitasnya lebih tinggi. Di sisi lain, meski bentuk tidak bongsor bukan berati teknologinya terbatas. Contohnya adalah All-New Nissan Roox. Sosok imut ini sukses di tangga teratas dalam ajang "Kei Car of the Year" di kompetisi "Japan Car of the Year 2020-21".
Dikutip kanal otomotif Suara.com, jejaring SuaraJabar.id, dari kantor berita Antara, salah satu faktor yang membuat para juri jatuh hati adalah sistem bantuan pengemudi ProPILOT. Selain itu, nilai bagus diperoleh dari performa, kenyamanan mengemudi, serta teknologu canggih.
"Meski tergolong mobil kecil, nilai praktis, kemudahan kontrol dan performa on-road All-New Nissan Roox sangat stabil," nilai tim juri, yang dikutip kantor berita Antara dari siaran pers Nissan Global, awal pekan ini (7/12/2020).
Selain itu, kualitas interior yang tinggi dan kenyamanan jok juga menjadi poin lebih bagi All-New Nissan Roox.
"Nissan mendapatkan penghormatan atas penghargaan untuk All-New Nissan Roox, yang dipilih para juri menjadi Car of the Year Jepang. Menyusul kemenangan tahun lalu untuk Nissan Dayz, penghargaan baru ini membuktikan kekuatan mobil kei kami dan teknologinya," sambut Asako Hoshino, wakil presiden eksekutif Nissan.
Lebih detail tentang teknologi yang disematkan di mobil mungil ini, terdapat Nissan Intelligent Mobility sebagai trade-mark Nissan, termasuk di dalamnya adalah sistem bantuan pengemudi ProPILOT. Fitur ini dirancang untuk mengurangi kelelahan karena mengemudi jarak jauh atau menghadapi kemacetan di jalan raya.
Juga tersedia fitur Intelligent Forward Collision Warning untuk memantau dan memberikan peringatan kepada driver jika ada objek atau kendaraan lain yang tiba-tiba berhenti.
Sejak dipasarkan sebagai edisi pertama dengan Nissan Dayz Roox pada 2009, All-New Nissan Roox laku 612.000 unit.
Baca Juga: Usia 10 Tahun, Nissan LEAF Cetak Penjualan 500 Ribu Unit
Berita Terkait
-
Review Shoplifters: Bahwa Keluarga Tak Selalu Dibentuk oleh Hubungan Darah
-
Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa
-
Drawing Closer: Apa yang Ingin Kita Tinggalkan Jika Waktu Kita Terbatas?
-
The Last 10 Years: Ketika Kita Hanya Punya Sedikit Waktu untuk Bisa Bahagia
-
Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
Terkini
-
Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri
-
17 Anak Diduga Jadi Korban Pencabulan Pemilik Warung di Karawang, Ini 5 Fakta Kasusnya
-
Kawal Kasus Kekerasan Seksual Anak, Bupati Karawang Minta Polisi Usut Tuntas
-
Tren Self-Development di Kalangan Gen Z Menguat, 93 Persen Berminat Poles Diri
-
Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun