SuaraJabar.id - Aparatur sipil negara atau ASN di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi diminta tidak bepergian ke luar kota selama libur natal dan tahun baru (Nataru).
Selain meminta ASN untuk tidak bepergian ke luar kota, Pemkot Sukabumi juga melakukan pengetatan pemberian cuti bagi ASN.
Dua kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor: 019/1655 Humaspro-2020 disebutkan. Dalam surat itu, ASN dan keluarganya diimbau untuk tidak ke luar kota selama libur Natal dan Tahun Baru alias Nataru 2021 ini.
Bila ASN dan keluarga tetap perlu untuk ke luar kota, maka harus memperhatikan sejumlah hal, antara lain peta zonasi risiko penyebaran Covid-19 yang ditetapkan Satgas Covid-19, kebijakan pemerintah daerah asal dan tujuan perjalanan ihwal pembatasan keluar dan masuk orang.
Kemudian, perlu juga memperhatikan kriteria, persyaratan, dan protokol perjalanan yang ditetapkan Kementerian Perhubungan dan Satgas Covid-19. Termasuk memperhatikan protokol kesehatan yang ditetapkan Kementerian Kesehatan.
Dalam surat edaran ini juga dikatakan bahwa pejabat pembina kepegawaian satuan kerja perangkat daerah harus melakukan pengaturan secara ketat, selektif, dan akuntabel terhadap pemberian cuti, selain dari cuti bersama kepada para ASN selama libur Natal dan Tahun Baru.
Dalam surat edaran tersebut disebutkan apabila terdapar aparatur sipil negara yang melanggar hal tersebut, maka yang bersangkutan diberi hukuman disiplin sebagai mana diatur dalam peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Manajemen Persib Buka Suara Terkait Sanksi Transfer Ban dari FIFA
-
QLola by BRI Berikan Layanan Menarik, Dukung Pengelolaan Payroll Perusahaan Lebih Tertata
-
Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
-
Proyek Tol Menuju Palabuhanratu Ditunda: Ini 7 Fakta di Balik Batalnya Tol Jagoratu 2026
-
Sapi Kurban Asal Depok Mengamuk di Sukabumi, Kabur ke Hutan hingga Dikepung Warga